Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Empat Sub-varian Delta Terdeteksi di Thailand

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 09:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas kesehatan Thailand menemukan empat sub-varian baru dari strain Delta yang muncul dari virus corona dalam sampel yang dianalisis oleh Rumah Sakit Ramathibodi.

Kepala Pusat Genomik Medis rumah sakit, Wasun Chatratita mengatakan sub-varian itu terdeteksi dalam sampel yang dikirim ke pusat dari beberapa rumah sakit di seluruh Thailand.

Wasun mengatakan sub-varian AY.4 (B.1.617.2.4) ditemukan pada 3 persen sampel yang dikirim dari Pathum Thani, sedangkan AY.6 (B.1.617.2.6) terdeteksi pada 1 persen sampel dari seluruh wilayah.


"Sedangkan sub-varian AY.10 (B.1.617.2.10) dan AY.12 AY.12 (B.1.617.2.15) ditemukan pada 1 persen sampel yang dikirim dari Bangkok," katanya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (24/8).

Hingga saat ini, para ahli telah mengidentifikasi lebih dari 60 kemungkinan mutasi pada susunan genetik strain Delta. Dari jumlah tersebut, 22 diketahui bertanggung jawab atas munculnya sub-varian baru.

Sub-varian Delta pertama yang telah diverifikasi, AY.1 dan AY.2, pertama kali ditemukan di Nepal.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya