Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan/Net

Nusantara

Demi Kemajuan Bangsa, Luhut Dukung Inovasi dan Teknologi Dalam Negeri

SELASA, 24 AGUSTUS 2021 | 05:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan melihat kedewasaan dan perkembangan BPPT sebagai institusi telah berperan begitu penting bagi kemajuan bangsa.

Hal ini disampaikan pada acara Puncak HUT ke-43 Tahun BPPT yang diadakan secara virtual pada Senin (23/8). Oleh karena itu, ia terus mendorong pentingnya inovasi dan teknologi dalam negeri demi kemajuan bangsa.

“BPPT harus memainkan peran penting bagi republik ini,” ujar Menko Luhut dalam memberikan pembukaannya.


Ia menekankan bagaimana teknologi dan inovasi kini mampu mendukung peningkatan penggunaan produksi dalam negeri khususnya dalam masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda ini. Penanganan Covid-19 pun tidak luput dari pemanfaatan teknologi yang ada.

Salah satu contohnya adalah pemanfaatan aplikasi  Peduli Lindungi sebagai alat tracing yang menjadi bagian dari strategi utama penanganan Covid-19.

"Juga dengan aplikasi-aplikasi yang lain, inovasi ini begitu baik demi mencegah penularan. Virus Corona yang terus bermutasi harus mendorong negeri ini untuk menata kembali sistem bernegara dan tata kelola kesehatan. Garis komando dari Pemerintah Pusat, Gubernur, dan kebawah lagi harus diperbaiki, masalah ini harus kita cari inovasinya bersama,” tegasnya.

Di satu sisi, pemulihan ekonomi berangsur-angsur membaik tetapi tetap perlu diperhatikan. Adapun, pembukaan aktivitas masyarakat harus dibarengi dengan protokol kesehatan dan tracing yang jelas.

"Si Lacak dan aplikasi lainnya akan terus di utilize kedepannya, jadi harus terus diperbaiki dan dikembangkan,” imbuhnya.

Mengutip arahan Presiden Joko Widodo, Luhut mengatakan bahwa pemerintah bersama masyarakat harus bekerja konkret dan melakukan aksi nyata.

"Kita tidak boleh selalu terjebak dengan konsep dan wacana,” kata Luhut menyampaikan amanah Presiden Joko WIdodo.

Oleh karena itu, Menko Luhut mengajak semua pihak untuk mengintegrasikan seluruh kemungkinan inovasi di negeri ini.

“Kita semua harus jadi satu, tidak terkotak-kotak dan tidak merasa paling hebat. Yang hebat adalah disaat kita mampu bekerja dalam tim,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya