Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden: Sebelum Masuk Amerika, Para Pengungsi Afghanistan Jalani Pemeriksaan Keamanan dan Latar Belakang

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan melakukan proses panjang sebelum menerima para pengungsi Afghanistan yang meninggalkan rumah mereka setelah Taliban mengusai ibukota Kabul pekan lalu.

Presiden Joe Biden menjelaskan, setiap pesawat yang melakukan evakuasi dari Kabul tidak akan terbang langsung ke AS. Mereka akan mendarat di pangkalan militer AS dan pusat transit yang ada di seluruh dunia.

"Di tempat mereka mendarat, kami melakukan pemeriksaan menyeluruh, skrining keamanan untuk semua orang yang bukan warga negara AS atau penduduk tetap yang sah," jelas Biden lewat video pendek yang diunggahnya di Twitter resmi @POTUS pada Senin (23/8).


Setelah tiba di AS, para pengungsi juga akan menjalani pemeriksaan latar belakang.

"Setelah diskrining dan jelas, kami akan menyambut orang-orang Afghanistan yang membantu kami dalam perang 20 tahun terakhir ke rumah baru mereka di AS," tambahnya.

Selain mengerahkan pesawat militer, AS juga telah meminta bantuan dari enam maskapai penerbangan komersial untuk proses evakuasi cepat dari Afghanistan.

Pada Minggu (22/8), Pentagon mengatakan pihaknya telah memanggil 18 pesawat sipil dari United Airlines, American Airlines, hingga Delta Air, seperti dimuat Reuters.

Lewat pidatonya di Gedung Putih pada Minggu sore, Biden mengatakan maskapai penerbangan itu secara sukarela mendaftar untuk program evakuasi. Pesawat-pesawat sipil itu akan membawa para pengungsi yang sudah berada di Qatar, Jerman, atau negara ketiga lainnya untuk diterbangkan ke AS.

"Tak satu pun dari mereka mendarat di Kabul," tegas Biden.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya