Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen berpose di booth vaksin setelah menerima suntikan Medigen pada Senin 23 Agustus 2021/Repro

Dunia

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen Terima Suntikan Pertama Vaksin Covid-19 Buatan Lokal

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah menerima suntikan vaksin Covid-19 Medigen di Fakultas Kedokteran Universitas Nasional Taiwan, pada Senin pagi (23/8) waktu setempat.

Proses penyuntikan Presiden Taiwan itu disiarkan secara langsung di akun Facebooknya. Dalam video yang dilihat redaksi nampak sejumlah dokter dan perawat mendampingi Tsai di lokasi. Usai divaksin Tsai menyempatkan diri untuk berfoto di booth vaksinasi.

Dikutip dari Taiwan News, Presiden Tsai mendaftar untuk divaksin pada 16 Agustus lalu, sehingga dia dapat menerima suntikan vaksin pertamanya pada hari yang sama dengan pelamar Medigen lainnya yag akan mulai menerima vaksin mereka.


Sementara Wakil Presiden Taiwan Lai Ching-te baru akan melakukan suntikan vaksin medigen pada 27 Agustus mendatang bersama sekitar 200.000 warga lainnya, karena dia baru terdaftar belakangan.

Lai awalnya ingin mendaftarkan vaksin buatan Taiwan dari United Biomedical Inc. (UBI) Asia. Namun, permintaannya untuk otorisasi penggunaan darurat (EUA) vaksin tersebut ditolak, memaksanya untuk beralih ke Medigen.

Medigen Vaccine Biologics adalah yang pertama menerima EUA untuk vaksin buatan Taiwan, dengan AstraZeneca dan Moderna yang diimpor sebagai merek yang paling banyak didistribusikan sejauh ini.

Sejauh ini, total 700 ribu warga Taiwan yang sudah terdaftar untuk menerima suntikan vaksin Medigen.

Beberapa waktu lalu, pihak produsen Medigen mengklaim vaksinnya sangat efektif dan membantah penilaian bahwa vaksin itu tak aman.

CEO Medigen, Charles Chen, mengatakan mereka telah melakukan banyak sekali eksperimen sampai kemudian hasilnya menyatakan bahwa vaksin tersebut sangat baik dan aman.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya