Berita

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/RMOL

Kesehatan

Kematian akibat Covid-19 Sulit Ditekan karena Edukasi Masyarakat Kurang Maksimal

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 07:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penanganan sektor hulu pengendalian Covid-19 harus segera diperbaiki untuk menekan jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 di tanah air.

"Sejumlah indikator pengendalian Covid-19 membaik cukup signifikan. Namun angka kematian akibat Covid-19 secara nasional belum juga bisa ditekan hingga di bawah 1.000 kasus. Perbaikan di sektor hulu harus masif dilakukan,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/8).

Kementerian Kesehatan melaporkan, kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Sabtu (21/8) terjadi penambahan 16.744 kasus. Penambahan kasus positif itu mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding hari Jumat (20/8) yang tercatat 20.004 kasus.


Sementara jumlah tes Sabtu (21/8) sebanyak 116.306 orang dengan positivity rate harian mencapai 14,40%. Pada Jumat (20/8) jumlah tes sebanyak 113.847 orang, dengan positivity rate 17,57%. Sedangkan kasus meninggal dunia justru mengalami kenaikan sebanyak 1.361 orang. Padahal sehari sebelumnya kasus meninggal tercatat 1.348 orang.

Politisi Partai Nasdem ini berharap, para pemangku kepentingan segera melakukan perbaikan upaya pengendalian di sektor hulu secara masif dan terukur.

Wanita yang akrab disapa Ririe ini menduga, masih banyak masyarakat di berbagai daerah yang benar-benar belum memahami bahaya dari Covid-19 karena upaya edukasi terhadap masyarakat kurang maksimal.

Karena itu, anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, sangat berharap para pemangku kepentingan di sejumlah daerah melakukan upaya masif dan terukur agar dalam menanamkan pemahaman masyarakat soal Covid-19.

"Bila masyarakat paham tentang Covid-19, setidaknya dua upaya pencegahan bisa direalisasikan dengan segera, yaitu sedini mungkin memeriksakan diri bila mengalami gejala ringan dan lebih mudah untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 nasional,” tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya