Berita

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan/Net

Dunia

Demokrat atau Republik, Hubungan AS dan Singapura Selalu Sangat Baik

MINGGU, 22 AGUSTUS 2021 | 08:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menjelang kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, Singapura memuji hubungan dengan Washington yang digambarkan selalu "on track" atau dijalurnya.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan Channel News Asia pada Minggu (22/8), Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengatakan hubungan kedua negara selalu sangat baik, meski itu dalam pemerintahan Demokrat maupun Republik.

"Baik Demokrat maupun Republik, kami sebenarnya memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka (AS),” kata Balakrishnan.


Selama pemerintahan Presiden Barack Obama dari Demokrat, ia mengatakan, terjadi pertemuan dan interaksi yang stabil antara kedua negara.

Situasi itu juga tidak berubah selama pemerintahan Donald Trump dari Republik. Bahkan Singapura menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) antara Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada 2018.

Sementara itu, menurut Balakrishnan, diplomasi yang dilakukan oleh pemerintahan Joe Biden dari Demokrat lebih konvensional. Biden lebih mengedepankan pendekatan multilateral.

Meski begitu, Balakrishnan mengakui pandemi Covid-19 telah menangganggu interaksi Singapura dan AS saat ini. Untuk itu, ia sangat menyambut tur Harris ke Asia Tenggara pada pekan ini.

“Sejujurnya, diplomasi memang membutuhkan interaksi tatap muka. Anda perlu melihat ke dalam mata orang. Anda perlu punya waktu, terkadang hanya untuk bersantai dan mengobrol satu lawan satu,” jelasnya.

Harris yang merupakan wakil presiden wanita pertama AS dijadwalkan tiba di Singapura pada Minggu. Ia akan berada di Singapura hingga Selasa (24/8), sebelum berangkat ke Vietnam.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya