Berita

Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Apresiasi Kemlu Dan TNI, Cak Imin: Tidak Mudah Mengevakuasi WNI dari Afghanistan

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 13:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Proses pemulangan warga negara Indonesia (WNI) pasca insiden perebutan ibukota Afghanistan, Kabul, oleh kelompok Taliban berhasil dilakukan pemerintah melalui kerja aktif Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan TNI AU.  

Setidaknya, ada 26 WNI, 5 warga negara Filipina dan 2 warga negara Afghanistan yang merupakan suami dan staf lokal KBRI dibawa ke Tanah Air menggunakan pesawat jenis Boeing 737-400 milik TNI AU, dan telah mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada Sabtu dini hari (21/8).

Keberhasilan pemerintah mengevakuasi WNI melalui Kemlu bekerjasama dengan TNI disambut rasa syukur oleh Pimpinan DPR RI.


"Alhamdulillah, para WNI kita yang berada di Afghanistan telah berhasil dievakuasi dan sudah tiba di Tanah Air dengan selamat," ujar Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar kepada wartawan, Sabtu (21/3).

Menurut politisi yang kerap disapa Cak Imin ini, proses evakuasi warga negara dari wilayah konflik di luar negeri bukan hal gampang, sehingga kinerja kementerian/lembaga terkait patut diapresiasi.

"Tentu ini bukan perkara mudah mengevakuasi warga dari sebuah negara yang masih dalam situasi tidak menentu, masa peralihan kekuasaan," imbuhnya.

Cak Imin mengaku bisa memahami kondisi psikologis kehidupan di Afghanistan. Salah satunya, banyaknya warga negara setempat yang berdesakan meminta keluar dari wilayah Afghanistan.

"Itu menunjukkan bahwa situasi di Afghanistan belum aman sehingga warganya berbondong-bondong pergi meninggalkan negaranya," pungkas Ketua Umum PKB ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya