Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Biden: Evakuasi Afghanistan Termasuk yang Terbesar dan Paling Sulit dalam Sejarah

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Joe Biden, lagi-lagi menolak kritik yang dialamatkan kepadanya terkait Afghanistan.

Setelah tidak ingin disalahkan tentang keputusannya menarik pasukan, kali ini ia menolak disebut lamban dalam mengevakuasi warga Amerika. Ia dengan tegas mengatakan akan segera membawa warga AS yang masih terjebak di Afgghanistan kembali ke Amerika.

Biden memang mengakui bahwa ia tidak bisa menjamin hasil akhir dari evakuasi darurat dari bandara Kabul, tetapi ia mengatakan ia akan berusaha.


"Ini adalah salah satu pengangkutan udara terbesar dan tersulit dalam sejarah," kata Biden dalam pidato yang disiarkan televisi dari Gedung Putih pada Jumat (20/8), seperti dikutip dari Arab News.

Sebelum Taliban menduduki Kabul, sejak Juli 2021 pasukan AS telah menerbangkan 18.000 orang keluar dari Afghanistan dengan penerbangan sewaan pribadi yang difasilitasi oleh pemerintah AS.

Biden mengatakan AS tengah berupaya berhubungan dekat dengan Taliban untuk mendapatkan akses ke bandara Kabul bagi warga Afghanistan yang bersekutu dengan AS.

Biden bersumpah untuk menyelamatkan sebanyak mungkin, tetapi banyak yang menghadapi kesulitan melewati pos pemeriksaan Taliban ke bandara Kabul untuk penerbangan evakuasi.

Awal tahun ini, Biden memberlakukan batas waktu 31 Agustus untuk pasukan AS keluar sepenuhnya dari Afghanistan. Saat ditanya apakah dia bisa mengeluarkan semua orang Amerika pada tanggal yang semakin dekat itu, Biden mengatakan itu adalah targetnya, tetapi memperingatkan dia tidak akan menebak-nebak penilaian komandan militer di lapangan.

"Saya tidak berpikir siapa pun dari kita dapat melihat gambar-gambar ini dan tidak merasakan sakitnya terhadap peristiwa ini. Sampai hari ini, mereka yang mungkin dalam bahaya tidak memiliki jalan keluar. Sekarang saya fokus untuk menyelesaikan pekerjaan ini," kata Biden.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya