Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau pelaksanaan PPKM Level 4 di Kalimantan Selatan/Ist

Nusantara

Terbang ke Kalsel, Airlangga Hartarto Pastikan PPKM Level 4 Optimal

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 23:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) melakukan peninjauan langsung ke Provinsi Kalimantan Selatan yang menerapkan PPKM Level 4, Jumat (20/8). Di Kalsel sendiri 6 dari 13 Kabupaten/Kota menerapkan PPKM Level 4.

Hal ini guna memastikan semua program penanganan Covid-19 dan penerapan PPKM berjalan dengan baik, serta untuk melihat dan mendengarkan langsung dari para Kepala Daerah beserta seluruh jajarannya tentang berbagai permasalahan di lapangan,

Bersama dengan Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten, Kota) dan Forkompimda, Menko Airlangga mendiskusikan langkah-langkah percepatan penanganan pandemi dan juga memastikan segala upaya yang tengah dijalankan dalam penerapan PPKM Level 4 di Kalsel dapat berjalan optimal.


Dalam kunjungannya itu, Airlangga menyempatkan untuk melihat secara langsung lokasi Isolasi Terpusat (Isoter) yang disediakan oleh Pemprov Kalsel di Gedung Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalsel. Dalam jarak yang aman, Menko Airlangga berdialog dengan para pasien di Isoter dan memberikan semangat untuk mendorong kesembuhan para pasien, sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok secara simbolis kepada Kepala Bapelkes.

Menko Airlangga juga menyampaikan harapannya agar seluruh jajaran Pemda bisa mengarahkan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19 dan sedang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) di rumah, agar mau pindah ke fasilitas Isoter agar mendapatkan penanganan dan perawatan yang lebih memadai, sehingga akan mampu mengurangi penularan kasus (terutama klaster keluarga) serta menurunkan tingkat kematian.

Dalam rapat koordinasi bersama dengan Gubernur dan Forkompimda Provinsi Kalsel di Gedung Auditorium K.H. Idham Chalid, serta seluruh Bupati/Walikota dan Forkompimda dari 13 Kabupaten/ Kota yang hadir secara virtual, membahas evaluasi penanganan Covid-19 dan penerapan PPKM di wilayah Kalsel.

“Ada 4 hal yang saya garis bawahi di sini, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, yaitu yang terkait dengan pengendalian Mobilitas, Testing dan Tracing, kedisiplinan protokol kesehatan terutama memakai Masker, serta percepatan Vaksinasi,” ujar Menko Airlangga.

“Saya memberi catatan mengenai mobilitas di Kalsel yang masih memiliki tren lebih tinggi daripada rata-rata nasional. Mobilitas masih perlu diwaspadai dan ditekan, terutama pada sektor retail dan rekreasi, pusat transportasi umum, dan tempat kerja. Dalam 1- 2 minggu ke depan, saya berharap agar mobilitas ini bisa terus ditekan. Pendekatan non-medis harus juga digencarkan untuk memotong mata rantai Covid-19,” pungkasnya.

Provinsi Kalsel berada pada Level Asesmen TK-4, dengan total kasus kumulatif sampai dengan 18 Agustus 2021 sebanyak 60.377 kasus (1,5 persen dari total kasus Nasional), serta Positivity-Rate mingguan (7DMA) yang masih cukup tinggi yaitu sebesar 42,8 persen.

Kasus Aktif tercatat sebanyak 11.172 kasus, angka Kesembuhan sebanyak 47.327 kasus (78,4 persen), angka Kematian sebesar 1.878 (3,1 persen). Sedangkan tingkat BOR mencapai 60 persen, dengan tingkat Konversi TT untuk Covid-19 sebesar 30,1 persen, serta capaian target Testing (pemeriksaan) masih rendah (26,3 persen), sehingga sangat perlu untuk terus ditingkatkan.
Sementara, capaian vaksinasi di Kalsel sebesar 15,55 persen, dan masih jauh berada di bawah rata-rata nasional yang sebesar 26,91 persen.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya