Berita

Sejak beberapa tahun terakhir, Qatar telah memberikan bantuan hingga ratusan juta dolar untuk keluarga miskin di Gaza/AFP

Dunia

Dana Bantuan dari Qatar Cair, Israel Pastikan Tidak Disentuh Hamas

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 16:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel menemukan kata sepakat dengan Qatar dan PBB untuk melakukan mekanisme pencairan bantuan dari Qatar ke Jalur Gaza yang terkepung pada Kamis (19/8). Hal ini memberikan angin segar bagi wilayah kantung Palestina yang mengalami kerusakan akibat serangan Israel bulan Mei lalu itu.

Mekanisme pencairan bantuan Qatar ini disepakati setelah sebelumnya terhambat karena dihalangi oleh Israel. Mereka khawatir bahwa dana bantuan dari Qatar akan jatuh ke tangan kelompok Hamas yang memerintah di Gaza.

Namun Hamas sendiri telah berjanji pada pembicaraan yang dimediasi Mesir akhir Mei lalu, untuk tidak menyentuh uang donor itu.


Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan bahwa pihaknya telah berhubungan dengan Qatar untuk membangun mekanisme yang memastikan uang mencapai mereka yang membutuhkan, sambil menjaga kebutuhan keamanan Israel.

Di bawah mekanisme baru, kata Gantz, bantuan dari Qatar akan ditransfer ke ratusan ribu orang Gaza oleh PBB langsung ke rekening bank mereka. Israel akan mengambil peran untuk mengawai penerimanya.

Belum ada tanggapan resmi dari pihak Hamas akan kabar tersebut.

Dikabarkan Al Jazeera, Qatar merupakan negara yang mengambil peranan tersendiri dalam konflik Israel-Palestina yang berkepanjangan. Sejak beberapa tahun terakhir, Qatar telah memberikan bantuan hingga ratusan juta dolar untuk keluarga miskin di Gaza.

Tapi sejak konflik Mei lalu, Israel telah memblokir pembayaran bantuan itu karena khawatir bahwa dana akan diakses oleh Hamas. Pasalnya, di bawah sistem sebelum konflik Mei lalu, sekitar 30 juta dolar AS uang tunai dikirim ke Gaza setiap bulan melalui penyeberangan yang dikendalikan Israel.

Namun kini, Komite Rekonstruksi Jalur Gaza Qatar mengatakan pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman dengan PBB untuk memberikan bantuan kepada sekitar 100 ribu keluarga senilai masing-masing 100 dolar AS mulai September mendatang dengan cara ditransfer langsung.

Bantuan ini diberikan untuk membant warga Gaza pulih pasca serangan mematikan yang dilakukan oleh Israel pada Mei lalu. Akibat serangan tersebut, lebih dari 4.000 rumah di Gaza hancur atau rusak. Bank Dunia memperkirakan, kerugian yang dialami Gaza mencapai hingga 380 juta dolar AS.

Untuk membantu rekonstruksi Gaza, Mesir dan Qatar masing-masing telah menjanjikan bantuan 500 juta dolar AS bagi Gaza.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya