Berita

Ismail Sabri Yaakob/Net

Dunia

Ditunjuk Jadi PM Baru Malaysia, Ismail Sabri Yaakob Ucap Sumpah Besok

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 16:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah pertikaian politik selama beberapa waktu terakhir, Ismail Sabri Yaakob telah dipilih sebagai perdana menteri Malaysia, menggantikan Muhyiddin Yassin yang mengundurkan diri awal pekan ini.

Berdasarkan keterangan istana pada Jumat (20/8), sebanyak 114 anggota parlemen telah mencalonkan Ismail Sabti sebagai calon perdana menteri. Itu merupakan angka mayoritas yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru.

"Sejalan dengan Pasal 40 (2)(a) dan 43 (2)(a) Konstitusi Federal, Yang Dipertuan Agung telah menyetujui penunjukkan Ismail Sabri Yaakob sebagai perdana menteri kesembilan Malaysia," ujar pengawas Keuangan Keluarga Kerajaan dan Rumah Tangga, Ahmad Fadil Shamsuddin, seperti dikutip CNA.


Ia mengatakan, pelantikan Ismail Sabri akan dilakukan pada Sabtu (21/8) pukul 14.30 waktu setempat.

Ahmad Fadil mengatakan, Yang Dipertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah berpesan agar pemerintahan baru harus segera melanjutkan upaya memerangi pandemi Covid-19.

Selain itu, Yang Dipertuan Agung juga menekankan kembali bahwa rakyat tidak boleh dibebani dengan kisruh politik tidak berkesudahan saat Malaysia dilanda krisis kesehatan dan ekonomi seperti saat ini.

"Anggota parlemen juga diingatkan untuk menunjukkan solidaritas dengan mengutamakan dan memberikan komitmen dan pelayanan tingkat tinggi mereka kepada rakyat," tambahnya.

Pengunduran diri Muhyiddin pada Senin (16/8) terjadi setelah ia mengakui telah kehilangan mayoritas dukungan di parlemen. Sehari setelahnya, Selasa (17/8), Yang Dipertuan Agung memanggil semua pemimpin partai politik utama ke istana.

Semua anggota parlemen juga diminta menyerahkan surat pernyataan ke istana untuk menyatakan dukungannya terhadap tokoh yang menjadi perdana menteri.

Kemudian pada Jumat, Yang Dipertuan Agung juga melakukan pertemuan dengan para sultan untuk membahas penunjukkan perdana menteri baru.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya