Berita

Penyerahan bantuan oksigen dari Sinar Mas ke Kalimantan Tengah/Net

Bisnis

Peduli Sesama, Sinar Mas Serahkan 18 Ton Oksigen Cair ke Kalimantan Tengah

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 15:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Solidaritas serta kepedulian bersama merupakan kunci utama lepas pandemi Covid-19. Atas dasar itu juga, Sinas Mas tergerak untuk membantu ketersediaan pasokan oksigen di Provinsi Kalimantan Tengah.

Begitu kata Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin saat pihaknya melakukan penyerahan bantuan 18 ton oksigen cair di Palangkaraya, Jumat (20/8).

Penyerahan ini dilakukan langsung Kepala Perwakilan Perkebunan Sinar Mas Kalimantan Tengah, AU Rizky Djaya Damanik mewakili seluruh pilar bisnis Sinar Mas di sana, kepada Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo.


Penyerahan bantuan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng. Suyuti Syamsul, Direktur Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Yayu Indriaty, serta kepala perangkat daerah terkait lainnya.

“Kami berupaya membantu menjaga ketersediaan pasokan oksigen di sana melalui donasi 18 ton oksigen cair,” kata Saleh Husin kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Dijelaskan Saleh Husin bahwa bantuan ini merupakan tahap pertama dari keseluruhan bantuan 54 ton oksigen cair. Sebelumnya, donasi dalam jumlah yang sama telah tersalurkan di Provinsi Jambi pada Senin (9/8) silam.

Menurut Saleh inisiatif kepedulian ini juga selaras dengan imbauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar industri berbasis perkebunan dan kehutanan yang memproduksi oksigen cair dapat terlibat membantu memenuhi kebutuhan sejumlah daerah.

Hari Kemerdekaan RI, katanya, menjadi momentum inspirasi untuk bersama-sama berjuang memerangi pandemi, saling peduli dan mendukung.

“Sejauh ini, kami berupaya agar setiap pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di penjuru negeri selain tak pernah abai dengan protokol kesehatan, juga semakin meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Donasi hari ini adalah salah satu bentuknya,” ujarnya.

Ucapan terima kasih pun disampaikan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo atas bantuan yang diberikan kepedulian Sinar Mas.

Menurutnya, sinergitas ini patut dicontoh oleh perusahaan lain yang berinvestasi di Kalteng. Sebab keberadaan oksigen ini betul-betul membantu ketersediaan oksigen rumah sakit.

Nantinya, lanjut Edy, bantuan oksigen cair ini akan diproses menjadi oksigen siap pakai di RSUD dr Doris Sylvanus. Jika rumah sakit lain membutuhkan, tentu akan disalurkan sesuai kebutuhan.

“Saat ini ketersediaan oksigen merupakan kebutuhan dan sangat diperlukan. Lantaran, selain obat-obatan, oksigen juga menjadi salah satu komponen penting dalam mengurangi risiko kematian pasien yang memiliki gejala berat,” ujarnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya