Berita

Ilustrasi Taliban/Net

Dunia

Curhat Presenter Perempuan Afghanistan, Dihalang-halangi Pasukan Taliban saat akan Bekerja

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 11:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Janji Taliban untuk mengubah sikap kerasnya terhadap kaum perempuan sepertinya masih meragukan, setidaknya begitu menurut presenter TV wanita Afghanistan, Shabnam Dawran.

Dawran, yang bekerja untuk Radio Televisi Mili milik negara Afghanistan membagi kisahnya yang dihalang-halangi tentara Taliban ketika dia menuju tempat kerjanya.

"Ketika saya mendengar bahwa aturan sistem baru (Taliban) telah berubah. Dengan keberanian yang saya miliki, saya pergi ke kantor untuk memulai pekerjaan saya, (tetapi) tentara sistem saat ini tidak memberi saya izin untuk memulai pekerjaan saya," katanya, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Jumat (20/8).


"Mereka mengatakan kepada saya bahwa rezim telah berubah. Anda tidak diizinkan, pulanglah. Saya meminta dunia untuk membantu saya karena hidup saya dalam bahaya," lanjutnya.

Setelah berhasil mengambil alih Afghanistan, kelompok yang dikenal keras dalam menegakkan aturan Islam itu telah melancarkan serangan pesona dalam upaya mengubah citra garis keras mereka.

Taliban bersikeras mereka telah berubah dari era 1996-2001 mereka, berjanji untuk tidak membalas dendam pada pegawai pemerintah dan tentara, untuk menghormati hak-hak perempuan dan memerintah negara dengan baik hati di bawah hukum Syariah Islam.

Juru bicara kelompok itu, Zabihullah Mujahid, berbicara kepada masyarakat umum pada hari Rabu, dengan mengatakan: “Tidak ada yang akan menyakiti Anda, tidak ada yang akan mengetuk pintu Anda.”

Dan dua hari setelah jatuhnya Kabul, kelompok itu mengizinkan seorang presenter wanita Afghanistan untuk saluran berita Tolo untuk mewawancarai salah satu pejabatnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya