Berita

Dua orang jatuh dari pesawat C-17 Globemaster milik AS saat berusaha melarikan diri dari Afghanistan/Repro

Dunia

Zaki Anwari, Pesepakbola Timnas Afghanistan yang Meninggal Usai Jatuh dari Pesawat Militer AS Ketika Berusaha Melarikan Diri

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 09:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua orang yang terjatuh dari pesawat C-17 Globemaster milik Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini, saat berusaha melarikan diri dari Afghanistan sudah diidentifikasi. Salah satunya adalah seorang pemain sepakbola junior di tim nasional Afghanistan.

Ia adalah Zaki Anwari, seorang pemain sepakbola berusia 19 tahun. Menurut laporan media lokal, Ariana, Anwari dipastikan menjadi salah seorang yang jatuh dari pesawat C-17 yang mengangkut orang-orang yang berusaha melarikan diri dari Kabul setelah Taliban merebut ibukota.

Kematian tragis Anwari itu juga dikonfirmasi oleh Direktorat Jenderal Olahraga Afghanistan pada Kamis (19/8).


"Dengan sangat sedih, Zaki Anwari, salah satu pemain tim nasional sepakbola junior negara itu meninggal dalam kecelakaan parah. Almarhum Anwari, di antara ratusan anak muda yang ingin meninggalkan negara itu, jatuh karena kecelakaan dari udara," tulis unggahan Afghan Sports Society di media sosial.

Peristiwa nahas yang menimpa Anwari terjadi pada Senin (16/8), sehari setelah ibukota Kabul direbut Taliban. Ketika itu ribuan orang memadati Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, berusaha melarikan diri karena khawatir dengan keselamatan diri mereka.

Berbagai laporan menunjukkan pesawat-pesawat yang berusaha lepas landas dihalangi karena orang merangsek masuk. Bahkan beberapa di antaranya menaiki pesawat, hingga mengikat diri mereka ke ban pesawat demi keluar dari negaranya.

Dari rekaman di media sosial, tampak dua orang jatuh dari C-17 milik AS, tidak lama setelah pesawat itu lepas landas.

Seorang penjaga keamanan berusia 49 tahun, Wali Salek mengatakan salah seorang yang terjatuh lainnya diidentifikasi sebagai Safiullah Hotak, seorang dokter.

Pada Selasa (17/8), dilaporkan seorang individu yang diyakini sebagai warga Afghanistan juga ditemukan tewas di dalam roda pesawat itu. Temuan itu muncul beberapa jam setelah video menunjukkan adanya kaki-kaki terayun-ayun di bawah pesawat selama pendaratan darurat di Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar.

Dalam laporan The DailyMail, Anwari disebut merupakan mayat di roda pesawat. Sementara dua orang yang terjatuh adalah dua orang bersaudara berusia 16 dan 17 tahun yang merupakan penjual semangka di pasar Kabul.

Angkatan Udara AS mengumumkan Kantor Investigasi Khusus akan meninjau insiden tragis tersebut.

"Pesawat saat ini ditahan untuk memberikan waktu untuk mengumpulkan jenazah dan pemeriksaan," kata Kepala Operasi Media Angkatan Udara Ann Stefanek.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya