Berita

Tentara AS/Net

Dunia

Jet Tempur Pentagon Melayang-layang di Atas Langit Kabul, Pastikan Evakuasi Warga AS Berjalan Aman

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 06:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat membuktikan komitmen mereka untuk menjaga keamanan warganya yang saat ini masih belum bisa keluar dari Afghanistan.

Komitmen itu salah satunya dibuktikan oleh Pentagon yang menerbangkan jet tempur mereka di atas langit Kabul pada Kamis (19/8) waktu setempat.

"Jet tempur bersenjata AS telah terbang di atas Kabul untuk memastikan keamanan bagi operasi evakuasi," kata Pentagon, seraya menambahkan bahwa tidak ada interaksi permusuhan dengan Taliban atau upaya untuk menghalangi evakuasi.


Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan dalam jumpa pers bahwa jet-jet itu tidak melakukan penerbangan low pass di atas kota tetapi telah terlibat dalam 'overwatch'.

"Penerbangan overwatch, telah dilakukan sejak sebelum operasi evakuasi non-kombatan. Ini adalah langkah-langkah perlindungan kekuatan yang bijaksana di udara, untuk memastikan bahwa kami dapat melindungi orang-orang dan operasi kami, dari ancaman apa pun," katanya.

Kirby mengatakan Pentagon tidak melihat adanya interaksi permusuhan dengan Taliban dan tidak melihat pejuang kelompok itu menghalangi, mengganggu atau menghalangi pergerakan warga Amerika ke bandara.

 "Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas kepada Taliban bahwa setiap serangan terhadap orang-orang kami dalam operasi kami di bandara akan mendapat tanggapan yang kuat," katanya.

Mayor Jenderal Angkatan Darat AS William Taylor mengatakan dalam pengarahannya, bahwa beberapa gerbang di bandara internasional Kabul sekarang terbuka dan sekitar 7.000 orang telah dievakuasi sejauh ini.

Dia mengatakan militer AS saat ini memiliki lebih dari 5.200 tentara di bandara Kabul untuk membantu proses evakuasi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya