Berita

Acara santunan anak yatim digelar Universitas Mercu Buana/RMOL

Politik

Jalankan Pesan Probosutedjo, Universitas Mercu Buana Santuni Anak Yatim

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 22:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Universitas Mercu Buana (UMB) didirikan untuk memberikan akses pendidikan untuk semua lapisan masyarakat. Tujuan itu adalah pesan dari Probosutedjo selaku pendiri UMB yang disampaikan 26 Maret 2018 silam.

Demikian pernyataan Pembina Yayasan Menara Bhakti, Rindangsari Kurniawati saat memberikan santunan pada anak yatim di Masjid Manarul 'Amal Universitas Mercu Buana, Jakarta, Kamis (19/08).

“Universitas Mercu Buana didirikan sebagai cita-cita Bapak Probosutedjo agar pendidikan juga dinikmati oleh mereka yang kurang beruntung. Probosutejdo menginginkan semua lapisan masyarakat dapat mengenyam pendidikan,” ujar Rindangsari.


Panitia juga mengirimkan santunan secara langsung dari rumah ke rumah Yatim yang membutuhkan.

Wakil Rektor Bidan Sumerdaya dan Keuangan, Hadri Mulya yang juga hadir di acar tersebut meminta para anak Yatim juga tetap mendoakan orangtua masing-masing.

Kata Hadri, orangtua akan berbahagia ketika anak-anak tetap mendoakan dan mencintai mereka meskipun mereka tidak bersama lagi.

"Justru doa merupakan kekuatan yang luar biasa tidak hanya bagi orang tua tetapi juga untuk anak-anak ketika menyambut masa depan," demikian kata Hadri.  

Ketua DKM Manarul 'Amal Universitas Mercu Buana Achmad Jamil menjelaskan, acara santunan ini tidak dilakukan seperti biasanya mengingat tingkat pandemi yang masih tinggi.

Namun demikian, meski tidak dilakukan secara langsung, substansi dari pemberian santunan kepada anak yatim tidak hilang.

“Sesuai dengan anjuran pemerintah dan sekaligus demi keselamatan anak-anak, acara-acara yang bersifat kerumunan ditiadakan. Namun santunan tetap diadakan. Kegiatan pemberian santunan berpusat di Mesjid,” ujar Achmad Jamil.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya