Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Main Strategi "Tegang, Tegang, Kendur"

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 10:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Strategi politik khusus sedang dimainkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam menyikapi dinamika menuju Pilpres 2024. Strategi itu adalah “tegang, tegang, kendur”.

Begitu analisa Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menanggapi sikap Megawati Soekarnoputri yang tegas menyatakan kesiapan untuk pasang badan demi Presiden Joko Widodo.

"Begini, saat ini Megawati memainkan politik tegang, tegang, kendur," ujar Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/8).


Dijelaskan Pangi, strategi tegang Megawati tercermin dari sejumlah elite PDIP, termasuk Puan Maharani yang kencang mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo yang tidak lain juga kader partai banteng.

Pada saat bersamaan, Megawati juga menjadi penyejuk dengan memberikan kesan pembelaan dan pasang badan melindungi Presiden Jokowi dari segala macam cobaan dan kritik.

Menurut Pangi, strategi itu sangat bagus dan efektif. Terutama, dalam menjaga dinamika PDIP tetap berjalan dan Jokowi tetap bisa dikendalikan.

"Karena kalau tegang terus nanti bisa putus, bahayanya lagi bisa Jokowi diakuisisi Golkar, kan bisa jadi ruwet," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya