Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Baswedan: Vaksinasi Ibu Hamil Jadi Hadiah Kemerdekaan RI

KAMIS, 19 AGUSTUS 2021 | 09:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Vaksinasi kepada ibu hamil mulai dilakukan pemerintah untuk melindungi ibu hamil dan bayinya dari infeksi Covid-19.

Vaksinasi ini mulai dilakukan seiring terbitnya Surat edaran Kemenkes Nomor HK.02.01/1/2007/2021 tentang vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi ini juga telah mendapat rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).


Ibu hamil memang menjadi salah satu kelompok yang berisiko apabila terpapar virus corona baru alias Covid-19. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan sejumlah ibu hamil yang terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami gejala berat bahkan meninggal dunia.

Pada hari ini, Kamis (19/8) dilakukan pencanangan Kegiatan Vaksinasi Ibu Hamil menggunakan Sinovac di pendopo Balaikota DKI Jakarta yang diikuti 11 Kota di Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berkesempatan memberikan sambutan menyampaikan rasa syukurnya atas berlangsungnya vaksinasi ibu hamil ini.

"Bulan Agustus adalah momen kita merayakan kemerdekaan, tapi ini juga membahagiakan bagi semua ibu hamil yang ada di Indonesia," kata Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta redaksi, Kamis (19/8).

Menurutnya, surat edaran dari Menteri Kesehatan telah menjawab kegelisahan yang dialami setiap ibu hamil. Pemprov DKI Jakarta menyambut baik jawaban dari Kemenkes agar ibu hamil bisa melakukan vaksinasi.

“Insya Allah menjawab dan sekaligus menjadi hadiah kemerdekaan untuk para ibu hamil di seluruh Indonesia," sambungnya.

Acara ini disiarkan secara live video dari 11 lokasi vaksinasi untuk ibu hamil Indonesia yaitu Ambon, Manado, Pontianak, Padang, Bangka Belitung, Jakarta, Bandung, Yogyakarta  Surabaya, Malang dan Kupang.

Acara di Balaikota ini turut dihadiri Ketua Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN), Airlangga Hartarto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin secara virtual.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya