Berita

Pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan di Jembatan Bayint Naung di Mayangone, Yangon, Myanmar, pada Maret 2021/Net

Dunia

Kelompok Aktivis AAPP: Korban Tewas Akibat Kudeta Militer Myanmar Capai 1.000 Jiwa

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 15:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok aktivis Asosiasi Bantuan Tahanan Politik (AAPP) merilis laporan terbaru tentang jumlah korban tewas akibat kudeta penggulingan pemerintahan Aung San Suu Kyi oleh militer di Myanmar.

Dalam rilisnya, kelompok tersebut mengatakan korban tewas sejak kudeta telah mencapai 1.000 orang. Jumlah yang dirilis Rabu (18/8) tersebut tanpa memasukkan angka yang disebutkan oleh pihak tentara yang juga mengklaim korban jiwa di pihaknya.

“Menurut catatan AAPP, 1.001 orang tak bersalah telah tewas," kata sekretaris AAPP Tate Naing kepada Reuters.


“Jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi,” lanjutnya.

Myanmar tenggelam dalam kekacauan sejak kudeta, hampir setiap hari terjadi protes sejak itu, pemberontakan berkobar di daerah perbatasan dan pemogokan yang meluas yang telah merusak ekonomi.

Pihak berwenang militer mengatakan perebutan kekuasaan mereka tidak boleh disebut kudeta karena itu sejalan dengan konstitusi.

Belum ada komentar dari pihak otoritas militer soal rilis Rabu, namun mereka sebelumnya mengatakan AAPP telah melebih-lebihkan angka-angka yang mereka rilis.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya