Berita

Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan/Net

Dunia

AS Siap Bantu Evakuasi Warga Australia dari Afghanistan

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 15:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Australia telah mendapat jaminan dari Amerika Serikat bahwa mereka akan membantu mengevakuasi warganya, mantan penjaga kedutaan dan penerjemah dari Afghanistan.

Jaminan tersebut disampaikan langsung oleh Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan kepada 9News saat melakukan briefing di Gedung Putih, Selasa (17/8).

Sullivan mengatakan bahwa AS ikut mengambil tanggung jawab atas adegan kacau di bandara Kabul, ketika ribuan orang berusaha melarikan diri dari perebutan kekuasaan Taliban.


Dia mengatakan Pemerintahan Joe Biden bersedia bekerja dengan Australia dan negara-negara barat lainnya untuk mengevakuasi warga dan warga Afghanistan yang rentan menghadapi penganiayaan oleh Taliban.

"Kami mengambil tanggung jawab untuk sekutu dan mitra kami di Afghanistan," kata Sullivan.

"Kami akan sangat ingin bekerja sama dengan Australia untuk membantu warga Australia dan individu lain yang ingin keluar dari Australia," lanjutnya.

Setelah sempat ditutup Bandara Internasional Kabul telah dibuka kembali dengan sembilan penerbangan evakuasi militer AS tiba selama beberapa jam terakhir pada Rabu (18/8).

Ada 130 warga negara Australia dan lebih dari 200 mantan penjaga kedutaan dan penerjemah di negara tersebut.

Lebih dari 250 tentara Angkatan Pertahanan Australia sedang dikirim ke Afghanistan untuk membantu evakuasi, tetapi saat ini terdampar di Dubai sampai mereka dapat memasuki Kabul setelah kerusuhan baru-baru ini di bandara.

Sullivan mengatakan para pejabat AS telah melakukan kontak dengan Taliban untuk memastikan perjalanan warga yang aman ke bandara Kabul.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya