Berita

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi/Net

Politik

Usai Dikuasai Taliban, Bobby Rizaldi Harap Hubungan Diplomatik Indonesia-Afghanistan Tidak Berubah

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 14:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Proses integrasi dan transisi pemerintahan Afghanistan usai Taliban kuasai Istana Kepresidenan di Kabul diharapkan dapat berlangsung cepat. Hal ini, untuk memastikan tidak ada kerugian bagi masyarakat.

Begitu dikatakan anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi dalam perbincangan bersama Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/8).

"Indonesia berharap ada solusi integrasi dan transisi yang baik di sana, tidak terjadi konflik yang merugikan masyarakat," ujar Bobby.


Legislator Partai Golkar ini, menyoroti soal gaya komunikasi Taliban.

Ia melihat, setelah mengusai Istana, Taliban lebih terlihat berkeinginan berunding dengan Amerika Serikat ketimbang Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Dia berharap, apapun yang terjadi selanjutnya, tidak mempengaruhi apalagi merugikan hubungan diplomatik Afghanistan dengan Indonesia.

"Gestur pemerintah Taliban yang hanya mau berunding dengan AS, bukan dengan eks pemerintahan Ghani, semoga bisa membentuk pemerintahan yang terbuka, dan bisa bekerja sama, saling menghormati dan menguntungkan bagi hubungan bilateral dengan Indonesia," jelasnya.

Lebih dari itu, Bobby juga berharap pemerintahan baru Afghanistan dapat menyeimbangkan hubungan dengan kekuatan global.

"Secara global, kita juga berharap, Afghanistan mampu menyeimbangkan kepentingan antara AS dengan China bersama Rusia," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya