Berita

Mantan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom. /Net

Dunia

Mantan Dubes Korsel: Tidak Ada Beban Sejarah dan Ketegangan antara Korsel-Indonesia, Selamat Hari Kemerdekaan!

SELASA, 17 AGUSTUS 2021 | 11:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia memiliki banyak kenangan dan kisah tersendiri bagi mantan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom.
 
Dalam ucapan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia, Kim mengatakan ia telah banyak menyaksikan perayaan dan kegembiraan setiao 17 Agustus, dari mulai kota-kota besar hingga desa-desa terpencil.

"Selama saya menjabat sebagai Duta Besar Korea untuk Indonesia dari 2018 hingga 2020, setiap 17 Agustus saya telah menyaksikan perayaan dan kegembiraan nasional merayakan Hari Kemerdekaan dari Istana Merdeka di Jakarta hingga desa-desa terpencil. Sayangnya, akibat pandemi virus corona, masyarakat Indonesia tidak bisa menggelar perayaan tahun ini seperti yang biasa mereka nikmati pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, saya yakin semangat memperingati hari bersejarah ini tetap sama. Terutama, semangat untuk mengatasi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang timbul dari pandemi lebih kuat dan lebih tinggi dari sebelumnya," katanya seeprti dikutip dari Korea Herald.


Agustus adalah bulan yang meriah. Sama halnya dengan Indonesia, Korea Selatan juga merayakan Hari Kemerdekaan Republik Korea.

Bukan hanya kesamaan bulan, kedua negara juga memiliki latar belakang sejarah yang sama sejak awal pembangunan bangsa.

"Kedua negara sekarang memperdalam hubungan mereka, tidak hanya sebagai mitra ekonomi utama tetapi juga sebagai negara-negara yang berpikiran sama," ujar Kim.

Ia menguraikan Korea Selatan dan Indonesia bekerja sama dalam penanggulangan pandemi. Korea Selatan telah menyediakan alat tes Covid-19 senilai 400 juta dolar dan perlengkapan bantuan lainnya pada tahun ini, menyusul bantuan yang dikirim sebelumnya pada 2020.

Kemitraan erat tersebut tidak terbatas pada kerjasama antar pemerintah. Komunitas bisnis Korea bekerja sama dengan masyarakat Indonesia dalam membantu memerangi penyebaran Covid-19. Salah satu contohnya adalah Hyundai Motor Group, yang telah memberikan donasi lainnya ke Indonesia berupa peralatan medis, yaitu 20 ventilator, 30 oksigen konsentrator, dan 100 tabung oksigen.

Selain Hyundai masih ada beberapa komunitas bisnis Korea yang ikut membantu penanganan Covid untuk Indonesia, menurut Kim.

"Saya ingin menyoroti prospek yang lebih cerah dari hubungan kerja sama bilateral ini mengingat meningkatnya kasih sayang antara kedua bangsa. Hubungan Indonesia-Korea sudah menikmati kemitraan strategis khusus," ujar Kim.

Ia mengatakan, tidak ada beban sejarah dan tidak ada sumber ketegangan di antara Korea Selatan dan Indonesia. Kedua negara berbagi nilai-nilai yang sama seperti demokrasi, ekonomi pasar, supremasi hukum dan multilateralisme. Mereka menikmati banyak kesamaan dalam selera dan kecenderungan budaya, seni, dan hiburan. Itulah sebabnya orang merasa lebih dekat satu sama lain.

"Saya ingin menyampaikan ucapan selamat terhangat saya kepada teman-teman Indonesia di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. Hari jadi ini merupakan tonggak sejarah setelah perjuangan panjang bangsa Indonesia untuk kemerdekaan," ujar Kim.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya