Berita

BIN saat melakukan vaksinasi di SMP Negeri (SMPN) 3 Semarang/Ist

Nusantara

Vaksinasi BIN di Sulsel yang Sasar Pelajar Digelar Sampai Desember

SENIN, 16 AGUSTUS 2021 | 04:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi lanjutan terhadap para pelajar serta masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan. Kegiatan vaksinasi tersebut digelar selama dua hari di sejumlah titik yang berbeda.

Lokasi pertama berada di SMK Negeri 10, Jalan Bonto Manai, Rappocini, Makassar, Sulsel. Di lokasi ini, BIN memberikan vaksin kepada 940 orang pelajar yang berasal dari SMK Negeri 10, SMK 2, SMK 3, SMK 6, dan SMK Negeri 11.

Kabinda Sulsel Brigjen TNI Dwi Suryatmodjo menyebutkan, antusias para pelajar sangat baik dalam mengikuti vaksinasi lanjutan ini.


"Vaksinasi saat ini yang sekarang dilaksanakan adalah vaksinasi lanjutan, yang pernah kita kerjakan sebelumnya dan seperti saya sampaikan pada saat vaksin pertama kemarin, bahwa kita akan melaksanakan terus sampai bulan Desember," ujar Dwi dalam keterangannya, Minggu (15/8).

Vaksinasi lanjutan BIN juga menyarasar para pelajar SMP. Vaksinasi juga digelar di SMP Negeri 40, Jalan Aroepala, Rappocini, Makassar, Sulsel.

Selain para pelajar SMP Negeri 40, kegiatan vaksinasi lanjutan ini juga diikuti para pelajar yang berasal dari sekolah lain. Di antaranya yakni pelajar SMP 21, SMP 13, SMP 33, SMP 48, dan SMP 49.

"Adapun jumlah saat sekarang ini karena ini menindaklanjuti vaksin yang pertama kemarin, ini sejumlah 730-an untuk siswa SMP. Karena kita menggabungkan dari beberapa SMP sesuai zonasi yang kita laksanakan pada hari ini," jelasnya.

Tidak hanya memberikan vaksinasi lanjutan kepada para pelajar, BIN juga menggelar vaksinasi secara door to door kepada masyarakat. Vaksinasi lanjutan dari rumah ke rumah warga ini diadakan di Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulsel.

BIN menyiapkan 50.000 dosis dalam vaksinasi lanjutan tersebut dan diadakan di 14 Provinsi. Selain di Sulsel, vaksinasi lanjutan juga digelar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Papua, Riau, dan Jawa Barat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya