Berita

Perwakilan pemerintah Venezuela dan Oposisi menandatangani nota kesepahaman di Mexico City/Net

Dunia

Pemerintah Venezuela dan Oposisi Satu Suara Teken Nota Kesepahaman

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 10:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Venezuela membuat kemajuan dalam hal rekonsiliasi politik. Jelang akhir pekan ini, perwakilan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan perwakilan kelompok oposisi menandatangani nota kesepahaman seusai menggelar pembicaran di Mexico City pada hari Jumat malam (13/8). Pertemuan itu digelar untuk memulihkan stabilitas polilik di negara Amerika Selatan itu.

Kedua delegasi itu bertemu setelah enam bulan pembicaraan yang difasilitasi oleh Norwegia, untuk menandatangani nota kesepahaman yang berisi rincian agenda. Di antara sejumlah poin yang dibahas adalah mengenai hak politik, jaminan pemilihan, pencabutan sanksi terhadap Venezuela, hak asasi manusia dan kebijakan untuk melindungi ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri luar negeri Meksiko dan kepala delegasi Norwegia juga diundang untuk menandatangani dokumen tersebut.


Dari pihak oposisi, tokoh yang mewakili dan membubuhkan tanda tangan dalam nota keepakatan adalah Gerardo Blyde. Pada kesempatan itu, dia mengatakan bahwa ini adalah proses paling solid yang mereka miliki.

"Hari ini kami memulai tahap kedua dari proses negosiasi yang kami tahu akan rumit. Kami datang untuk mencari kesepakatan tentang semua masalah yang akan kami diskusikan," ujarnya, seperti dimuat The Washington Post

Sedangkan dari pihak pemerinah Venezuela, tokoh yang mewakili adalah Jorge Rodríguez. dia mengamini bahwa proses tersebut rumit, namun mendesak untuk dilakukan secara intensif.

“Kami telah melakukan percakapan selama berbulan-bulan untuk mencapai nota kesepahaman yang berbicara kepada kita semua,” jelasnya.


Menanggapi kemajuan itu, Presiden Venezuel Nicolas Maduro memberikan sambutan yang hangat.

"Kami menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman yang dicapai antara Pemerintah Republik Bolivarian Venezuela dan Platform Kesatuan Oposisi," tulisnya di Twitter.

"Kami berterima kasih kepada Meksiko dan Norwegia atas upaya mereka untuk Perdamaian rakyat Venezuela," sambungnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya