Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Ist

Politik

Survei Pilpres 2024: Anies Baswedan Teratas Disusul Ganjar dan Sandiaga, Prabowo Terhempas

SABTU, 14 AGUSTUS 2021 | 11:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menempati urutan teratas pada simulasi calon presiden 2024 yang dilakukan Indonesia Political Opinion (IPO). Dalam survei tersebut, Anies mengungguli kandidat lain, seperti Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno.

Anies unggul dengan persentase elektoral 18,7 persen. Lalu, ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan 16,5 persen, dan Menparekraf Sandiaga Uno dengan 13,5 persen.

Hal itu terpotret dalam temuan rilis survei Indonesia Political Opinion (IPO) bertema "Refleksi Penanganan Pandemi dan Dampak Konstelasi Politik 2024".


"Tingkat keterpilihan 20 tokoh potensial pada simulasi Pilpres (2024), urutan teratas Anies Baswedan 18,7 persen, kedua Ganjar Pranowo 16,5 persen, lalu Sandiaga Uno 13,5 persen," ujar Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, Sabtu (14/8).

Selanjutnya ada nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudoyono (AHY) dengan perolehan 9,9 persen, disusul Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diurutan kelima dengan 7,8 persen, dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan 6,2 persen di urutan keenam.

"Erick Tohir 4,7 persen, Tito Karnavian 3,6 persen, Airlangga Hartarto 2,5 persen, Zulkifli Hasan 1,9 persen, Haedar Nashir 1,7 persen, Puan Maharani 0,9 persen, dan Said Aqil Siroj 0,8 persen," ucapnya.

Selanjutnya, ada nama mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,7 persen disusul Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,5 persen, dan Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan dengan 0,3 persen. Lalu, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh 0,2 persen.

"Suharso Monoarfa, Grace Natalie, dan Mahfud MD; semuanya 0,0 persen," tutupnya.

Survei IPO ini digelar sejak 2-10 Agustus 2021 dan menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden yang tersebar proporsional secara nasional. Survei ini memiliki pengukuran kesalahan (sampling error) 2,50 persen, dengan tingkat akurasi data 97 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya