Berita

Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Perlahan tapi Pasti, Tren Elektabilitas Airlangga Hartarto Positif

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perlahan tapi pasti elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjukkan tren prositif sebagai salah satu figur yang pantas diusung dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Begitu dikatakan Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily soal survei terbaru Charta Politika yang mencatatkan elektabilitas Airlangga di angka 1 persen.

"Popularitas dan elektabilitas Airlangga sebenarnya mengalami sedikit kenaikan dibanding sebelumnya," ujar Ace kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/8).


Meski belum cukup besar, kata Ace, elektabilitas Airlangga sudah mengalami kenaikan. Hal ini patut disyukuri karena sosialisasi kepada masyarakat belum massif dilakukan.

"Dengan memakai simulasi 10 nama, elektabilitas AH sudah mencapai 1 persen. Ini kabar baik karena sebelumnya elektabilitas ketum kami di bawah itu," terangnya.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini yakin, tren positif elektabilitas Airlangga akan terus meningkat setelah sosialisasi dilakukan dengan maksimal oleh kader Partai Golkar.

"Jika survei dilakukan sekian bulan setelah sosialisasi tadi massif kami lakukan, insya Allah elektabilitas Airlangga akan meningkat tajam," pungkasnya.

Dalam survei Charta Politika, tokoh yang mendapatkan elektabilitas tertinggi adalah Ganjar Pranowo (20,6 persen), Anies Baswedan (17,8 persen), Prabowo Subianto (17,5 persen), Sandiaga Uno (7,7 persen), Ridwan Kamil  (7,2 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (4,2 persen), Tri Rismaharini (3,6 persen), Erikc Thohir (1,8 persen), Puan Maharani (1,4 persen) dan Airlangga Hartarto 1 persen.

Meski demikian, kalau diamati data pengenalan tokoh Airlangga Hartarto di angka 30,4 persen tingkat kesukaan publik pada sosok Menko Perekonomian itu mendapatkan presentase tinggi yakni 83,3 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya