Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Jerry Massie: PDIP Cuma jadi Pion, Baiknya Megawati Tarik Semua Menteri dari Kabinet Jokowi

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 19:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PDI Perjuangan harus tegas dalam menyikapi dinamika yang terjadi di lingkaran pemerintah. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri perlu berpikir cepat untuk menarik kader-kadernya dari kabinet dan mendeklarasikan partai banteng moncong putih sebagai oposisi.

Begitu tegas pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (12/8).

Pernyataan Jerry Massie ini didasarkan pada kernyataan bahwa orang-orang PDIP tidak diberikan kewenangan  dalam penanganan pandemi Covid-19. Tidak hanya itu, bahkan menteri dari PDIP dibuat tidak berdaya di kabinet.


“Seperti Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dibuat tak berdaya atas sikap Luhut, khususnya TKA China yang masuk. Padahal ini masuk tidaknya mereka di tangan Keimigrasian, bukan Kementerian Luhut," ujarnya.

Baginya, PDIP saat ini sebatas menjadi pion di permainan catur. Sementara yang bertindak sebagai raja adalah partai lain yang berada di bawahnya.

Untuk itu, Jerry menyarankan agar PDIP menarik diri dari kabinet karena terus dinomorduakan oleh Jokowi. Dengan begitu, PDIP masih akan menjadi magnet bagi rakyat dan kembali tampil sebagai pemenang di 2024.

“Mempertahankan dukungan Jokowi akan mubazir, karena Jokowi lebih mendengar Luhut. Baiknya, Megawati tarik semua menteri dari kabinet,” tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya