Berita

Bandara Qingdao Jiaodong/Net

Dunia

Bandara Internasional Qingdao Jiaodong China Resmi Beroperasi, Mampu Tampung Airbus A380

KAMIS, 12 AGUSTUS 2021 | 16:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China resmikan Bandara Internasional Qingdao Jiaodong di Provinsi Shandong, China timur, dan telah beroperasi mulai hari ini Kamis (12/8) waktu setempat.

Dalam keterangannya, Grup Bandara Qingdao mengatakan bandara baru tersebut menempati peringkat 4F, level tertinggi di kelas bandara China yang mampu menangani pesawat besar, termasuk Airbus A380, pesawat penumpang terbesar di dunia.

Dengan mulai beroperasinya bandara tersebut, Bandara Internasional Liuting resmi ditutup.


Xinhua melaporkan, tahap pertama yang selesai dari bandara baru mencakup 16,25 km persegi, dengan total investasi hampir 36,04 miliar yuan (sekitar 5,56 miliar dolar AS).

Bandara ini diharapkan dapat menangani throughput penumpang tahunan sebesar 35 juta, throughput kargo sebesar 500.000 ton, dan 300.000 lepas landas dan mendarat pesawat pada tahun 2025.

Bandara ini akan menghubungkan Qingdao dengan sekitar 130 tujuan domestik, termasuk sebagian besar kota dan wilayah utama China. Rute udara internasional dan regional akan menghubungkan Qingdao dengan sekitar 50 kota besar di luar negeri, termasuk 17 di Jepang dan Korea Selatan.

Sebagai pusat transportasi utama yang komprehensif, bandara ini juga menawarkan akses penumpang ke metro dan layanan kereta api berkecepatan tinggi.

“Akan lebih nyaman bagi para pebisnis, terutama di sektor perdagangan luar negeri, untuk mengunjungi klien mereka dari seluruh dunia setelah bandara dibuka,” kata Seol Kyu Jong, seorang pengusaha Korsel yang berbasis di Qingdao.

“Jaringan logistik yang diperluas yang diuntungkan dari bandara baru juga akan secara signifikan memangkas biaya transportasi,” ujarnya.

Pembukaan Kamis juga sekaligus dimulainya proyek tahap kedua bandara. Setelah penyelesaian proyek, bandara Jiaodong akan mampu menangani jumlah penumpang tahunan sebesar 55 juta, arus kargo sebesar 1 juta ton, dan 452.000 lepas landas dan mendarat pesawat pada tahun 2045.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya