Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Politik

RI Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid, LaNyalla: Vaksinasi Harus Maksimal

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 23:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pandemi Covid-19 belum bisa dipastikan akan berakhir dalam waktu dekat. Sebagai antisipasi, pemerintah menyiapkan roadmap pelaksanaan hidup berdampingan dengan Covid.

Bagi Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, antisipasi yang dilakukan pemerintah adalah langkah tepat. Hanya saja, ada beberapa hal yang menurutnya harus menjadi perhatian serius pemerintah.

"Kita memang tidak pernah tahu sampai kapan pandemi akan berlangsung. Terus bertahan dengan kondisi seperti ini pun sepertinya akan sulit. Karena banyak sektor sudah terpukul. Menyiapkan roadmap untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 adalah langkah yang tepat. Asalkan proses vaksinasi dilaksanakan dengan maksimal," tutur LaNyalla saat reses di Jawa Timur, Selasa (10/8).


Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, rencana tersebut menuntut pemerintah untuk mempercepat vaksinasi.

"Utamanya kepada seluruh daerah yang rentan terhadap tingginya tingkat penularan wabah. Dan sebaiknya, masyarakat tidak terburu-buru untuk melepaskan masker meskipun telah divaksin. Biarkan kondisi berangsur pulih dahulu dan angka kasus positif Covid-19 bisa ditekan," ujar La Nyalla.

LaNyalla pun optimistis roadmap hidup berdampingan dengan Covid bisa memulihkan ekonomi dan sektor-sektor lain secara bertahap.

"Artinya, akan ada pelonggaran-pelonggaran peraturan dan diperbolehkannya aktivitas ekonomi. Khususnya pada sektor perdagangan, kawasan perkantoran dan industri, transportasi umum, pendidikan, dan pariwisata. Ini jelas langkah yang sangat baik," jelas LaNyalla.

"Namun, tetap harus menggunakan prokes yang ketat, serta diberikan persyaratan-persyaratan tertentu seperti telah vaksin dan persyaratan bebas Covid-19," imbuhnya,

Lanjut mantan Ketua Umum PSSI itu, yang terpenting dari semua peraturan pemberlakuan pelonggaran yang diberikan adalah implementasi yang benar dan ketat.

Ia pun meminta semua pihak mematuhi kebijakan yang diambil pemerintah agar semua pihak dapat menekan penularan.

"Namun, kita juga berharap sikap, tindakan serta propaganda yang kontroversi tidak dilakukan para pelaku usaha, pelaku pada sektor-sektor lainnya. Dalam kondisi ini kita harus saling dukung agar bisa bangkit bersama-sama," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya