Berita

Ketua DPP PKS, Mardani ALi Sera/Net

Politik

PPKM Kembali Diperpanjang, PKS: Kasihan Penderitaan Warteg, Tukang Becak dan Tukang Porter

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) harus disertai jaminan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah.

"Perlu benar-benar jaga kesejahteraan masyarakat kecil," ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa (10/8).

Bagi Mardani, banyak usaha rakyat kecil yang terdampak langsung dari kebijakan PPKM yang meminta mereka untuk berdiam di rumah.


"Kasihan sekali penderitaan Warteg, tukang becak hingga tukang porter. Mesti ada mekanisme cash program untuk mereka," terangnya.

Lanjut anggota DPR RI ini, kebijakan PPKM yang pro rakyat penting dilakukan untuk membuktikan keberpihakan pemerintah. Terlebih, baru-baru ini ada 34 tenaga kerja asing (TKA) China kembali datang pada Sabtu (7/8).

"Jika TKA terus dibuka sementara PPKM terus berjalan, sangat tidak jelas keberpihakan pemerintah," pungkasnya.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, 3 dan 4 kembali dilakukan perpanjangan oleh Presiden Joko Widodo.

Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, keputusan itu diambil Jokowi dalam Rapat Paripurna Kabinet yang digelar Senin sore (9/8).

"Atas arahan Bapak Presiden RI (Jokowi) maka PPKM Level empat (4), tiga (3) dan dua (2) di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai tanggal 16 Agustus," ujar Luhut dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya