Berita

Duta Besar Kanada untuk China Dominic Barton/Net

Dunia

Kanada Kecam Keputusan China Tolak Banding Hukuman Mati Penyelundup Narkoba Robert Schellenberg

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 13:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Duta Besar Kanada untuk China Dominic Barton mengutuk putusan pengadilan China yang menguatkan vonis hukuman mati bagi Robert Schellenberg, seorang terdakwa kasus penyelundupan narkoba.

Pernyataan Barton menyusul keputusan pengadilan China yang menolak banding Kanada atas kasus Schellenberg pada Selasa (10/8) wakttu setemoa. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa Kanada tetap sangat prihatin dengan penggunaan hukuman mati yang sewenang-wenang oleh China.

Barton mengatakan, putusan pengadilan China atas Schellenberg bukanlah suatu kebetulan, merujuk pada kasus yang melibatkan eksekutif Huawei Meng Wanzhou yag sedang berlangsung di Kanada.


Schellenberg ditahan oleh otoritas Tiongkok pada Desember 2014, didakwa dengan penyelundupan narkoba pada Januari 2015, dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada 28 November 2018.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 1 Desember, Kanada menahan Meng Wanzhou, kepala keuangan raksasa telekomunikasi China Huawei Technologies, di Vancouver dengan surat perintah ekstradisi AS.

Saat itu, China memperingatkan konsekuensi yang tidak ditentukan kecuali Meng dibebaskan.

Sebelum bulan itu habis, pengadilan China memerintahkan pengadilan ulang kasus Schellenberg pada 29 Desember ketika dia mengajukan banding atas hukuman 15 tahun. Pada Januari 2019, Pengadilan Menengah Rakyat Dalian di provinsi Liaoning China mengadili kembali Schellenberg dan menjatuhkan hukuman mati.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya