Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan/RMOL

Politik

Luhut Tegaskan Peranannya dan Jokowi di Struktur Komando Penanganan Covid-19: Tak Mungkin Satu untuk Semua

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 21:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pusat komando penanganan Covid-19 yang kerap disoal publik, karena dilihat tidak dipegang langsung oleh Presiden Joko Widodo, dijawab dan dipertegas oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam jumpa pers virtual terkait Evaluasi dan Penerapan PPKM malam ini, Luhut memperjelas peranan Jokowi dan termasuk dirinya dalam hal penanganan Covid-19 yang dalam pelaksanaannya berupa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, 3 dan 4.

Mulanya ia menjelaskan trkait pelaksanaan perpanjangan PPKM di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Di mana dalam catatannya, sejumlah indikator terlah memperlihatkan tren perbaikan kondisi pandemi. Misalnya, terkait penurunan kasus positif harian yang mencapai 59.6 persen dari puncak kasus di tanggal 15 juli 2021 lalu


Dari situ, Luhut mempertegas peranan Jokowi, dirinya, dan juga termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Karena Presiden (Jokowi) yang menjadi panglima paling tinggi dalam penanganan kali ini. Sedangkan Menko Perekonomian (Airlangga) dan saya adalah komando-komando wilayah atau lapangan seperti tim leader juga," ujar Luhut dikutip melalui siaran Sekretariat Presiden, Senin malam (9/8).

Dari situ, Luhut menyatakan bahwa keputusan Jokowi menunjuk dirinya sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali, dan Airlangga Hartarto sebagai Koordinator PPKM di luar Jawa-Bali, sudah tepat.

"Tidak mungkin satu komando untuk semua itu (se-Indonesia), karena melihat luas rentang kendalinya," tandas Luhut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya