Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri/Net

Politik

Serangan Kepada Firli Menunjukkan Ketakutan Koruptor yang Bekingnya Disapu Bersih

SABTU, 07 AGUSTUS 2021 | 23:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Makin masifnya serangan terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dianggap sebagai reaksi nyata ketakutan para koruptor yang bekingnya disapu bersih.

Demikian antara lain disampaikan komunikolog politik Tamil Selvan melihat penggiringan opini melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK untuk menyerang Firli Bahuri.

Pria yang akrab disapa Kang Tamil ini mengaku heran, sebab banyak sekali pihak yang ikut campur, ketika Firli ingin membenahi institusinya tersebut.


“Saya curiga bahwa ada oknum tertentu yang merasa terganggu dengan TWK pegawai KPK tersebut. Karena mungkin selama ini ada oknum bekingnya, dan kini disapu bersih,” kata Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (7/8).

Disisi lain, beragam reaksi dari oknum pimpinan lembaga yang terus mendiskreditkan Firli juga bisa dimaknai bahwa virus korupsi telah berakar kuat dalam lembaga negara kita.

“Penyerangan terhadap Firli ini menunjukan sikap ketakutan oknum-oknum tertentu,” tandas Ketua Umum Forum Politik Indonesia ini.

Oleh karena itu, Tamil berharap agar Presiden Joko Widodo bisa memberikan dorongan penuh kepada KPK agar bisa terus melakukan perbaikan-perbaikan. Dengan begitu, Tamil yakin jaringan makelar korupsi di internal pemerintahan dapat dibongkar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya