Berita

Commanding General US Army Pasific (USARPAC), General Charles A. Flynn saat menyalami personel TNI AD usai melaksanakan penerjunan bersama dalam latihan Garuda Airbone di Puslatpur Batu Raja, Sumatera Selatan/TNI AD

Politik

Garuda Shield, Pesan AS ke China Kalau Pendulum Politik Indonesia Dipegang Paman Sam

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 16:44 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Banyak hal yang bisa dicermati dan dimaknai dalam Latihan Bersama (Latma) antara TNI Angkatan Darat dengan Angkatan Darat Amerika Serikat atau US Army dalam program Garuda Shield. Salah satunya soal pesan tersirat Amerika kepada China soal politik Indonesia.  

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democtaric Policy Satyo Purwanto mengamini bahwa dari Garuda Sheild 2021 tersebut memang memiliki efek domino.

"Efeknya multi domino. Terutama soal pertarungan AS-China. Bahwa AS mau ngomong ke China lu boleh kuasai dan pegang infrastruktur dan pembiayaan lainnya, tapi soal pendulum politik dan tentara masih cenderung ke Amerika," kata Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/8).


Disisi lain yang tak kalah menarik untuk dicermati, ialah tempat latihan bersama itu digelar di tiga titik yakni Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, juga diikuti oleh ribuan tentara Amerika Serikat.

"Kalau cermati tiga lokasi yang jadi pusat latihan yakni Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Kalau dibedah itukan jalur logistik China," tandas Satyo.

Latihan perang bersama bertajuk Garuda Shield XV tahun 2021 ini bakal digelar di tiga tempat yakni Baturaja, Sumatra Selatan; Amborawang, Kalimantan Timur; dan Makalisung, Sulawesi Utara sepanjang 1-14 Agustus 2021.

Total ada 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 tentara Amerika Serikat yang ikut dalam Latma Garuda Shield ini. Selain itu, latma ini disebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer RI dan AS selama ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya