Berita

Penjaga perbatasan di Belarusia/Net

Dunia

Diusir Dari Lithuania, Lima Migran Warga Irak Ditemukan Penjaga Perbatasan Belarusia dalam Kondisi Luka Parah

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 15:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komite Perbatasan Negara Belarusia menemukan lima warga Irak yang diusir paksa dari Lituania ke Belarus. Mereka ditemukan tepat di perbatasan pada Rabu (4/8)  di daerah yang dikendalikan oleh Komite Perbatasan Negara Belarus cabang Lida, seperti yang dilaporkan Juru Bicara komite Anton Bychkovsky kepada kantor berita Tass.

"Di daerah detasemen penjaga perbatasan Lida, sebuah patroli yang memeriksa perbatasan bertemu dengan sekelompok orang, terdiri dari lima warga Irak. Mereka telah diusir secara paksa oleh negara tetangga ke Belarus," kata laporan itu.

Menurut penjaga perbatasan lima migran itu terlihat luka-luka. Mereka memiliki jejak kekerasan akibat penggunaan senjata api dan gigitan anjing polisi. Saat ini kelima migran itu sedang dirawat di rumah sakit.


Komite Penjaga Perbatasan telah merilis sebuah video yang menunjukkan para migran yang terkena dampak.

Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko pada Selasa (3/8) memerintahkan penyelidikan atas kematian seorang pria Irak yang diduga ditemukan di dekat perbatasan Belarusia dengan Lithuania saat ketegangan berkobar antara kedua negara.

Pengumuman penyelidikan itu datang ketika penjaga perbatasan mengatakan bahwa mereka telah mulai mendorong kembali para migran yang mencoba masuk secara ilegal dari Belarus.

Pejabat Lituania mencurigai rezim Lukashenko mengatur masuknya migran ilegal yang belum pernah terjadi sebelumnya sebagai pembalasan atas sanksi Uni Eropa atas tindakan keras presiden otoriter terhadap perbedaan pendapat setelah pemilihan yang disengketakan tahun lalu.

Penjaga perbatasan Belarusia, Rabu, mengatakan mereka menemukan seorang pria dalam kondisi 'serius' di Benyakoni, dekat perbatasan dengan Lituania.

"Pria tak dikenal itu meninggal di tangan penjaga perbatasan," kata saluran Telegram semi-resmi kepresidenan Belarusia.

"Presiden segera diberitahu tentang pembunuhan mengejutkan terhadap seorang Irak yang kembali dari Lithuania," kata saluran itu.

Lukashenko memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut dan mengatakan aparat harus segere mencari keluarga atau kerabat almarhum. Lukashenko juga mengeluarkan visa Belarusia sehingga keluarga dapat mengambil mayatnya, tambahnya.

Uni Eropa menuduh Belarus mempersenjatai para migran, tetapi Belarusia membantahnya. Juru bicara kementerian luar negeri Belarusia, Anatoly Glaz, bahkan menolak tuduhan tidak berdasar itu dengan keras.

Penjaga perbatasan Belarusia mengatakan pada Selasa bahwa sekitar 40 migran dengan cedera tubuh, termasuk perempuan dan anak-anak, telah ditolak oleh Lithuania dan menuduh negara Uni Eropa menggunakan kekuatan.

Sejauh tahun ini, penjaga perbatasan Lituania telah menahan lebih dari 4.000 migran, kebanyakan adalh orang Irak.

Ketegangan antara Minsk dan Vilnius meningkat setelah Lithuania melindungi beberapa anggota oposisi Belarusia, termasuk saingan pemilihan Lukashenko, Svetlana Tikhanovskaya.

Beberapa tokoh oposisi telah meninggalkan negara itu ketika Lukashenko menindak lawan menyusul protes yang belum pernah terjadi sebelumnya yang pecah setelah pemilihan presiden yang diperebutkan Agustus lalu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya