Berita

Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Bukan Settingan, Elektabilitas AHY Melejit Karena Kerja Politik Yang Dirasakan Rakyat

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 13:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Semakin tingginya elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono memang telah terlihat sejak enam bulan yang lalu. Teranyar, hasil survei Indostrategic juga menunjukan peningkatan elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat itu.  

Pakar komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritongan mengatakan, terus menanjaknya elektabilitas AHY di beberapa lembaga survei menandakan tidak ada rekayasa alias settingan.

"Hasil survei dari beberapa lembaga survei yang kredibel juga memperlibatkan tren tersebut. Ini artinya, naiknya elektabilitas AHY bukan kebetulan atau hasil settingan untuk mempengaruhi pendapat umum," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/8).


Menurut Jamil, terus meningkatnya kepercayaan publik terhadap AHY merupakan buah atas hasil kerja politik yang dirancang dan dilakukan sesuai dengan rencana.

"AHY rajin turun ke akar rumput dan bedialog langsung dengan berbagai lapisan masyarakat. AHY menyapa masyarakat tanpa sekat-sekat protokoler. Suasana informal dan cair membuat AHY lebih membumi saat berinteraksi dengan masyarakat," beber Jamil.

Disamping itu, lanjutnya, selama pandemi Covid-19, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu juga mengeluarkan berbagai kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat yang dijalankan serentak oleh seluruh DPD dan DPC Demokrat di Indonesia.

"AHY juga lebih memilih berkoalisi dengan rakyat daripada dengan pemerintah. Hal itu diimplementasikan oleh kader partai demokrat mulai dari DPP hingga ranting," tandas Jamil.

Tidak cukup sampai disitu, AHY juga meminta agar kader Demokrat mengkritisi semua kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat. Hal itu disuarakan secara intens sebagai wujud keberpihakan Partai Demokrat kepada rakyat.

"Semua kerja politik AHY itu tampaknya dilihat rakyat. AHY bekerja nyata tanpa banyak pencitraan. Kerja politik seperti itu kiranya yang diapreasi masyarakat yang tercermin pada peningkatan elektabilitas AHY," demikian Jamil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya