Berita

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito saat memantau Pos PPKM di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu siang, 4 Agustus/Repro

Nusantara

Kondisi Covid-19 di Kaltim Masuk Peringkat Enam Nasional, Ketua Satgas Sampaikan Tiga Langkah Hadapi Pandemi

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 23:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peninjauan Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali dilakukan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Ganip Warsito melakukan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu siang (4/8).

Ganip menjalankan arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar penanganan di luar Pulau Jawa-Bali juga diperhatikan secara seksama, mengingat Kalimantan Timur juga merupakan Provinsi yang perlu mendapat perhatian.

Berdasarkan data Satgas Covid 19 per tanggal (4/8) kumulatif angka kematian mencapai 3616, dengan jumlah kasus aktif 22.546. Dengan data tersebut, menempatkan Kalimantan Timur dalam peringkat enam skala nasional.


Merespons hal ini, Ganip melakukan kunjungan kerja dan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan pelaksanaan aturan PPKM Level 4 di sejumlah wilayah di Kalimantan Timur berjalan secara optimal.

Lokasi peninjauan kali ini mengarah kepada pelaksanaan yang ada dalam unsur perangkat setempat atau Rukun Tetangga (RT). Ganip sekaligus ingin memastikan bahwa pengendalian Covid-19 di hulu dan di hilir dapat berjalan optimal.

Terdapat dua RT yang dikunjungi Ganip antara lain RT 41 di Kelurahan Sepinggan Baru dan RT 31 di Kelurahan Damai Bahagia. Keduanya berada pada Kecamatan Balikpapan Selatan.

Dalam kunjungannya, Ganip menyampaikan tiga hal yang perlu menjadi catatan penting dalam hal penanganan pandemi Covid-19. Yaitu yang pertama, masyarakat diminta untuk lebih meningkatkan disiplin dalam memakai masker.

"Pokoknya harus disiplin pakai masker, karena bisa meminimalisir penyebarannya," kata Ganip dikutip melalui keterangan tertulisnya, Rabu malam (4/8).

Kemudian yang kedua, Ganip ingin pelaksanaan vaksinasi bisa digencarkan pemerintah daerah. Karena berdasarkan data yang ia terima dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur per tanggal 3 Agustus, jumlah masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 514.282 dan untuk dosis kedua sebanyak 316.190.

"Semuanya juga tolong untuk ikuti program vaksinasi, ajak keluarganya, datang ke lokasi-lokasi yang menyediakan kegiatan vaksinasi," kata Ganip.

Hal ketiga yang disebutkan Ganip adalah upaya testing, tracing, dan treatment.

Ia menganjurkan untuk kegiatan pemeriksaan dan pelacakan kasus Covid-19 bisa mencapai perbandingan 1:15. Artinya apabila ada warga yang terkonfirmasi positif, maka dapat dilakukan pengecekan terhadap 15 orang yang memiliki riwayat kontak erat.

Selain itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini meminta para warga melakukan isolasi mandiri secara terpusat, jika mengetahui dirinya terpapar Covid-19. Hal ini bertujuan, para pasien dapat terkontrol oleh para tenaga kesehatan yang rutin melakukan pendampingan.

"Untuk warga yang terkonfirmasi positif, sebaiknya untuk melakukan isolasi di tempat yang terpusat, supaya dapat termonitor keadaannya, terutama pada kelompok rentan," katanya.

"Apabila saturasinya turun, segera mendapatkan penanganan yang optimal," tambah Ganip.

Bersamaan dengan peninjauan ini, BNPB juga menyalurkan bantuan ke Kalimantan Timur dengan total 10.000 masker, 10.750 sabun mandi dan 80 liter disinfektan yang nantinya akan didistribusikan oleh masing-masing Pos PPKM.

Dalam akhir sambutannya, Ganip juga mengapresiasi upaya para warga untuk bersama-sama dan gotong royong dalam menangani pandemi ini.

"Saya mengapresiasi kerjasama dan gotong royong para warga disini, semoga bisa tetap konsisten dalam menerapkan pesan saya tadi ya," tutup Ganip.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya