Berita

Taruna Angkatan Militer (Akmil) tingkat I hingga III menampilkan tarian kolaborasi/Repro

Nusantara

Persembahkan Tarian Anak Negeri, KSAD Beri Hadiah Rp 100 Juta ke Taruna Akmil

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 22:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa memberikan hadiah sebesar Rp100 juta bagi Taruna Angkatan Militer (Akmil) tingkat I hingga III karena berhasil menampilkan tarian kolaborasi.

Berbagai tarian kolaborasi yang ditampilkan oleh para Taruna Akmil yakni Tari Perang Papua, Tari Kecak Bali, Tari Rampak Gendang Jawa Barat, Tari Saman Aceh hingga Tarian Bendera Indonesia.

"Ini sebagai bentuk tanda sayang serta bangga kepada para Taruna Akmil dari tingkat I hingga tingkat III yang menampilkan seni tari kolaborasi yang diberi nama Tari Anak Negeri," kata Andika dalam tayangan Youtube TNI AD, Rabu (4/8).


Semua tarian dikolaborasikan dan diberi nama Tari Anak Negeri yang diiringi lantunan lagu dengan lirik bertema nasionalisme serta alat tradisional seperti Rampak Gendang dan Gordang Sambilan.

"Tarian Anak Negeri ini menggambarkan bangsa kita memiliki beragam kebudayaan dan berbeda-beda dari berbagai suku tetapi tetap menjadi satu kesatuan," ucap dia.

Sementara itu, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa mengaku bangga melihat tarian yang ditampilkan oleh para taruna yang menggabungkan beberapa seni tari nusantara menjadi satu pertunjukan luar bisa.

"Tarianya bagus-bagus. Saya sangat bahagia melihat kalian, jadi saya ingin memberikan sesuatu buat anak-anak saya, yang saya sayangi. Ini tanda sayang untuk semuanya dinsini, saya kasih Rp 100 juta,” kata Hetty Andika.

Pada penghujung acara juga ditampilkan Genderang Suling Canka Lokananta yang merupakan drumband kebanggaan Korps Taruna Akademi Militer sebagai tradisi turun-temurun dari generasi yang satu ke generasi berikutnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya