Berita

Drs. Irwan Iding, MSi yang bertindak mewakili Duta Besar RI Bandar Seri Begawan bertemu dengan CEO Muara Port Company (MPC) Zeng Caili, didampingi oleh COO Mohd Fazilah Hj Mohd Yassin serta Tim Ekonomi KBRI Brunei Darussalam/Repro

Dunia

Bidik Kerjasama Antar Pelabuhan, Indonesia Tawarkan Peralatan Berkualitas ke Brunei

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 21:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Indonesia semakin mendekatkan diri dengan negara tetangga, Brunei., terutama dalam sektor ekonomi. Pekan ini, Indonesia menawarkan peralatan pelabuhan kepada Brunei.

“Produk perlengkapan pelabuhan seperti bollard, buoy dan fender buatan Indonesia berkualitas baik dan tersertifikasi internasional. Kami menawarkan kepada Muara Port Company untuk dapat memanfaatkannya sejalan dengan rencana perbaikan dan peningkatan kapasitas pelabuhan Muara," kata Wakil Kepala Perwakilan Drs. Irwan Iding, MSi yang bertindak mewakili Duta Besar RI Bandar Seri Begawan dalam pertemuan dengan CEO Muara Port Company (MPC) Zeng Caili pada hari ini (Rabu, 4/8).

Pada kesempatan tersebut, Irwan yang turut didampingi oleh COO Mohd Fazilah Hj Mohd Yassin serta Tim Ekonomi KBRI Brunei Darussalam menjajaki peluang bersama dengan dan CEO Muara Port Company, untuk penggunaan kapal angkut di Brunei dalam bentuk kerjasama sewa menyewa. Selin itu, mereka juga menjajaki soal kebutuhan tenaga kerja terampil bidang pelabuhan untuk diisi oleh Indonesia.


Pada kesempatan yang sama dibicarakan juga kemungkinan MPC menjalin kerjasama dengan mitra pengelola pelabuhan di Indonesia melalui Port to Port Cooperation, termasuk soal pengaturan jadwal pengapalan serta konsolidasi barang-barang ekspor-impor antara Indonesia dan Brunei.

“Terdapat peluang kerjasama antar-pelabuhan kedua negara seiring dengan mulai meningkatnya jumlah kontainer dari Indonesia ke Brunei setiap tahun. Untuk itu, opsi-opsi jalur pelayaran maupun peningkatan kolaborasi antar Pelabuhan perlu terus didorong," ujar Irwan, sebagaimana keterangan dari Kedutaan Besar RI di Brunei, yang diterima redaksi.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut COO Mohd Fazilah menjelaskan bahwa jumlah kontainer dari Indonesia ke Brunei dalam enam bulan mengalami kenaikan signifikan. Dia menilai bahwa hal ini merupakan potensi yang perlu dibangun sinergi serta kerjasama pengaturan jadwal pelayaran antar pelabuhan kedua negara.

Di sisi lain, CEO MPC Zeng Caili menuturkan bahwa pihaknya berharap agar dapat segera melakukan komunikasi dengan perusahaan pelabuhan di Indonesia untuk kerjasama antar-pelabuhan.

Dia juga menjelaskan bahwa kerjasama ini sejalan dengan rencana Pemerintah Brunei untuk menjadikan Pelabuhan Muara sebagai hub perdagangan dan titik transit arus barang internasional, terutama untuk koneksi Asia Tenggara dengan Pelabuhan Shanghai dan Guangxi di China. Untuk itu, MPC berkeinginan terus memperluas kerjasama dengan berbagai pihak termasuk dari Indonesia.

MPC dibentuk sejak 2017 sebagai joint venture antara Darussalam Asset (milik Pemerintah Brunei) dengan Beibu Gulf Holding (Hong Kong) Co.Ltd. Pihak MPC telah mengambil alih keseluruhan manajemen dan kegiatan operasional Pelabuhan Muara baik untuk penanganan kapal penumpang maupun barang. Pelabuhan Muara di Bandar Seri Begawan merupakan gerbang utama untuk arus ekspor dan impor umum di Brunei yang melengkapi pelabuhan khusus migas di wilayah Kuala Belait.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya