Berita

Kepala PPATK Dian Ediana Rae/Net

Politik

Soal Sumbangan 2 T Akidi Tio, PPATK: Terlalu Jauh, Setengahnya pun Tidak ada

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 11:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sumbangan fantastis dari keluarga Rp 2 triliun semakin jauh dari kenyataan. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah melakukan penelusuran yang hasilnya jumlah uang dari keluarga Akidi Tio di bank tidak mencapai Rp 2 triliun.

"Boro-boro setengahnya saja tidak. Terlalu jauh," ungkap Kepala PPATK Dian Ediana Rae, Rabu (4/8).

Dian mengurai alasan PPATK terlibat melakukan penelusuran dalam kasus ini. Alasannya, karena rencana donasi Rp 2 triliun dari pihak keluarga almarhum Akidi Tio kepada warga Sumatera Selatan (Sumsel) di saat pandemi Covid-19 ini telah menyedot perhatian masyarakat Indonesia.


"Jadi, kita ini PPATK memang merasa berkepentingan untuk melakukan penelitian,” ujarnya.

Setelah ditelusuri, PPATK menemukan kejanggalan. Sebab terjadi inkonsistensi profil dari pihak penyumbang itu sendiri. Menurut Dian, inkonsistensi antara profil dengan uang yang disumbangkan itu menimbulkan kecurigaan.

"Itu kita anggap ini ada transaksi yang mencurigakan. Karena orangnya itu sebetulnya tidak memiliki profil yang memadai untuk bisa menyumbang Rp 2 triliun dan jauh dari itulah kira-kira," tutunya.

Lebih lanjut, Dian menegaskan bahwa pihaknya memiliki akses langsung untuk ke perbankan, khususnya terkait uang masuk ke bank baik di dalam maupun luar negeri.

Setelah dilakukan penelusuran melalui semua akses yang ada, maka PPATK mendapat simpulan bahwa dugaan mereka benar.

“Ternyata setelah kita periksa hampir seluruh rekening terkait itu sangat-sangat tidak memadai untuk memenuhi kewajiban atau komitmen yang sebanyak Rp 2 triliun. Itu yang temuannya seperti itu sebetulnya," demikian Dian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya