Berita

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi/Net

Politik

Soal Sumbangan 2 T, Adhie Massardi: Aparat Tidak Boleh Emosi, Rakyat Bertahun-tahun Dibohongi Saja Tetap Nrimo

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 07:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aparat kepolisian, khususnya Polda Sumatera Selatan harus tetap bersabar jika sumbangan fantastis dari keluarga Akidi Tio ternyata bodong. Jalur hukum harus tetap dikedepankan dalam menyelesaikan masalah yang ada.

Begitu pesan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi yang mencium bahwa sumbangan Rp 2 triliun akan berujung pada prank.

“Sabar. Tidak boleh emosi dibohongi,” ujarnya kepada redaksi, Rabu (4/8).

Adhie Massardi yakin aparat polisi dan pemerintahan bisa bersabar dengan dugaan penipuan yang dilakukan oleh Heryanty, anak bungsu Akidi Tio. Apalagi kebohongan yang diterima baru sekali ini.

Dia lantas membandingkan dengan sikap rakyat yang bisa bersabar dengan baik, meski selama ini selalau dibohongi oleh penguasa.

Bahkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) sempat menggelari pemimpin saat ini “King of Lip Service”.

“Rakyat sudah bertahun-tahun dibohongi dan tetap nrimo karena ini memang takdirnya. Sampai suatu hari nanti datang predator pembohong. BEM UI dkk,” tutupnya.

Populer

Tak Disambut Pejabat AS, Natalius Pigai: Jokowi Datang Seperti Menteri yang Berwisata

Kamis, 12 Mei 2022 | 00:36

Serangan ke Anies Makin Gencar, Senator Jakarta: Tenggelamkan dengan Kabar Prestasi

Kamis, 12 Mei 2022 | 17:00

Rekayasa One Way Jalan Tol Jadi Bukti Infrastruktur Didesain Secara Ngawur

Minggu, 08 Mei 2022 | 07:55

Usai Makan Malam Bersama, AHY Pastikan Demokrat Tetap Dukung Edy Rahmayadi

Senin, 16 Mei 2022 | 09:38

Puji Pakaian Muslimah Iriana, Imam Shamsi Ali: Kira-kira yang Sering Nyinyiri Kerudung Ngomong Apa ya?

Senin, 16 Mei 2022 | 09:28

Soal Duet AH-AHY, Pengamat: Tidak Perlu Repot Cari Partai Lain Lagi

Minggu, 08 Mei 2022 | 12:25

Imran Khan: Menjatuhkan Nuklir ke Pakistan Akan Lebih Baik Daripada Menyerahkan Negara Ini Kepada Pencuri

Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:58

UPDATE

Proyek Satelit Bakti Kominfo Rawan Penyimpangan, CBA Desak KPK Turun Tangan

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:32

Megawati Tak Hadiri Acara KPK, Wasekjen PDIP: Tak Selalu Harus Hadir, Ibu Menugaskan Saya

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:31

Biden: Supremasi Kulit Putih Sudah Meracuni Bangsa Amerika Serikat

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:24

Hanya 4 Ketum yang Hadir di Acara PCB KPK, 16 Parpol Lainnya Diwakilkan

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:11

Furqan AMC: Pembatalan Gorden Rumah Dinas DPR adalah Kemenangan Rakyat

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:06

New York Siaga Tinggi Covid, Warga Diminta Pakai Masker dan Hindari Kumpul-kumpul Tidak Penting

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:05

Rancangan PKPU Jadwal Belum Ditetapkan, Perludem Pertanyakan Kepastian Penyelenggaraan Pemilu

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:55

Singapura Anggap UAS Sebar Paham Ekstremis, Fadli Zon: Hak Apa Mereka Menghakimi UAS?

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:48

Fahri Hamzah: Menolak Perjalanan Pribadi Seorang Ustaz Bukan Tindakan Keimigrasian yang Beradab

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:41

Pidato di Cannes Film Festival, Zelensky: Kita Butuh Charlie Chaplin Baru yang Bisa Melawan Diktator

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:38

Selengkapnya