Berita

Ketua KPK Firli Bahuri usai upacara pengukuhan dan pengambilan sumpah penyelidik dan penyidik KPK pasca beralih status sebagai ASN/Ist

Hukum

Firli Bahuri: SDM KPK Walau Terbatas tapi Punya Daya Kejut Supaya Orang Tak Mau Korupsi

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 16:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kendati dalam rumpun eksekutif namun diberikan wewenang penuh dalam melakukan pemberantasan korupsi secara independen tanpa terpengaruh baik oleh eksekutif maupun legislatif. Publik sangat berharap langkah KPK untuk menghilangkan korupsi di Indonesia.

Demikian antara lain pesan Ketua KPK Firli Bahuri saat mengukuhkan dan mengambil sumpah Penyelidik dan Penyidik KPK pasca alih status menjadi ASN di Aula Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/8).

"Kekuatan dan SDM KPK walaupun terbatas tapi cukup diharapkan untuk menimbulkan daya kejut supaya orang tidak mau melakukan korupsi," kata Firli.


Dengan demikian, lanjut Firli, Pimpinan, Dewan Pengawas hingga masyarakat menunggu gebrakan Penyelidik dan Penyidik yang secara sah telah dikukuhkan untuk menggunakan kewenangan yang telah diberikan dalam rangka menghilangkan korupsi di negara tercinta ini.

"Diberikan peran sebagai Penyelidik, diberikan peran sebagai Penyidik. Tunjukan peran anda menjalankan tugas pokok sebagai pemberantas korupsi," imbau Firli.

"Pimpinan boleh saja berganti, undang-undang bisa saja berubah tapi tugas pokok KPK sebagai pemberantas korupsi tidak pernah terdegradasi," sambungnya menekankan.

Disisi lain, kepada Penyelidik dan Penyidik yang telah dikuhuhkan itu, Firli mengingatkan tujuan negara dalam Undang Undang Dasar 1945 yakni meliputi, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.  

Berdasarkan tujuan negara itu, lanjut Firli setiap warga negara terpanggil untuk memberi andil guna mewujudkan tujuan negara tersebut. Untuk itu, Firli mengingatkan bahwa seluruh pegawai KPK dan diriya yang diberikan mandat oleh negara dan rakyat sebagai pemberantas korupsi harus mampu mewujudkan tujuan negara tersebut.

"Korupsi bukan hanya sekedar kejahatan yang luar biasa maupun kejahatan yang merugikan negara atau perekonomian saja tetapi korupsi juga bisa mengagalkan tujuan negara yang dicita-citakan sebagaimana mandat dalam Alinea 4 dalam pembukaan UUD 1945," tekan Firli.  

"Rakyat Indonesia menaruh harapan kepada kita semua bahwa suatu saat Indonesia bebas dari korupsi," sambung Firli menekankan.

Pengukuhan dan penambilan sumpah ini dilakukan terhadap 78 penyelidik dan 115 diambil sumpahnya sebagai penyidik usai beralih statusnya pegawai KPK merupakan ASN sebagaimana diamanatkan dalam UU 19/2019.





Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya