Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Lolos Uji, UEA Ijinkan Penggunaan Vaksin Sinopharm untuk Anak Usia 3 - 17 Tahun

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 06:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Manajemen Bencana dan Krisis Darurat Nasional (NCEMA) Uni Emirat Arab mengumumkan pada Senin (2/8) bahwa vaksin Covid-19 buatan China Sinopharm bisa digunakan untuk menginokulasi anak berusia 3 hingga 17 tahun.

"Keputusan itu muncul setelah uji klinis dan evaluasi ekstensif dan didasarkan pada otorisasi penggunaan darurat dan evaluasi lokal yang sejalan dengan peraturan yang disetujui," kata NCEMA dalam sebuah tweet, seperti dikutip dari Al-Arabiya.

Juni lalu, UEA meluncurkan uji klinis pemberian vaksin Sinopharm China kepada anak-anak berusia 3 hingga 17 tahun. Saat itu, kantor Media Abu Dhabi telah mengumumkan bahwa uji coba tersebut akan memantau respons imun 900 anak sebagai persiapan untuk memvaksinasi anak-anak di negara tersebut.


Beberapa anggota keluarga penguasa Abu Dhabi ikut berpartisipasi dalam uji coba tersebut.

Sebelumnya UEA pada Mei juga menyetujui penggunaan darurat vaksin Pfizer-BioNTech pada anak-anak berusia 12-15 tahun. Dubai, anggota terbesar kedua dari federasi UEA, mulai menginokulasi kelompok usia tersebut pada bulan Juni.

Pada hari Minggu, Kementerian Kesehatan UEA mengumumkan bahwa 78,9 persen populasi mereka telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya