Berita

Apriyani Rahayu (kanan) diguyur bonus oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Konawe/Net

Olahraga

Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi Sudah Menunggu Apriyani Di Konawe

SELASA, 03 AGUSTUS 2021 | 04:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kesuksesan pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Greysia Polii, menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020 disambut antusias masyarakat tanah air.

Khususnya masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, tanah kelahiran Apriyani Rahayu. Sejumlah hadiah pun sudah menunggu Apriyani di Konawe.

Sebidang tanah dan rumah di Konawe dipastikan akan jadi hak milik atlet 23 tahun tersebut. Ini merupakan apresiasi Pemerintah Kabupaten Konawe atas prestasi Apriyani yang telah mengharumkan Indonesia di internasional.


"Atas nama pemerintah saya ucapkan selamat kepada Apriani Rahayu. Kami bangga dan terharu karena ia telah membawa harum nama Indonesia khususnya Kabupaten Konawe," ujar Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, Senin (2/8).

Tak hanya itu, Kery juga akan memberikan tambahan lima ekor sapi untuk Apriyani, yang berasal dari dana pribadinya.

Selain dari Pemkab Konawe dan Bupati Kery, bonus lain pun sudah menunggu Apriyani. Di antaranya yang sudah disiapkan oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi.

"Tentu ini menjadi catatan tinta emas karena berhasil menjadi ganda putri Indonesia pertama yang meraih emas Olimpiade," kata Ali Mazi melalui keterangan pers Dinas Kominfo Sultra.

"Untuk hadiah tentu masih rahasia dengan harapan agar atlet kebanggaan kita Apriyani Rahayu mendapatkan apresiasi, yang tidak hanya berupa ucapan saja namun juga dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dari pihak-pihak terkait dan berkompeten," tutur Ali Mazi.

Gresyia/Apriyani mempertahankan tradisi emas yang disumbangkan bulutangkis dalam setiap Olimpiade. Pasangan ganda berbeda 10 tahun ini menang dua gim langsung 21-19, 21-15 atas ganda putri China, Chen Qingchen/Jia Yifan dalam perebutan emas bulutangkis ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8).

Itu menjadi medali emas pertama dan satu-satunya bagi kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya