Berita

Filipina memutuskan untuk memperpanjang jam malam di Manila demi memerangi potensi lonjakan kasus Covid-19/Net

Dunia

Rem Penularan Covid-19, Filipina Perpanjang Jam Malam di Ibukota

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 22:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Filipina tidak memandang sebelah mata ancaman penularan virus corona, terutama di ibukota Manila. Karena itulah, pemerintah setempat memutuskan untuk memperpanjang jam malam di Manila demi memerangi potensi lonjakan kasus, terutama di tengah ancaman varian Delta yang lebih menular.

Keputusan itu disampaikan oleh pejabat setempat yakni Benjamin Abalos, ketua badan pengatur kawasan Metropolitan Manila pada Senin (2/8). Dia menjelaskan bahwa semula, Manila yang memberlakukan jam malam selama enam jam mulai pukul 10 malam, akan memajukan jam malam itu dua jam lebih awal menjadi jam 8 malam.

"Kami hanya meminta dua minggu. Ini akan menghentikan virus untuk sementara. Yang penting adalah rumah sakit kami tidak penuh," kata Abalos, seperti dikabarkan Channel News Asia.


Untuk memastikan bahwa jam malam ini berlangsung dengan tertib, pihak berwenang telah mengerahkan personel polisi ke pos pemeriksaan karantina di Metropolitan Manila, di mana perjalanan masuk dan keluar akan dibatasi.

Untuk diketahui, penambahan kasus Covid-19 di Filipina setiap harinya saat ini mencapai lebih dari 8.000 kasus.

Meski begitu, Wakil Menteri Kesehatan Filipina Maria Rosario Vergeire menjelaskan bahwa meskipun kapasitas pengujian genom di negara itu terbatas, namun sejauh ini hanya 200 kasus varian Delta yang terdeteksi di masyarakat, 17 di antaranya masih aktif.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya