Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti/Repro

Politik

Ray Rangkuti: Pilpres 2024 Akan Diwarnai Pertarungan Capres Baliho dan Capres Kinerja

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 17:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Maraknya baliho tokoh politik di sejumlah wilayah menjelang Pilpres 2024 diyakini akan sulit untuk dihentikan karena semua calon presiden (Capres) berlomba mengerek elektabilitas dan popularitasnya.

Promosi para tokoh politik melalui baliho itu sebagai upaya ingin memenangkan pada hajatan lima tahunan.

Namun demikian, masyarakat nantinya akan menilai dua kelompok Capres di 2024. Yakni kelompok Capres baliho dan Capres berbasis kinerja.


Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti saat menjadi narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh Gerakan Indonesia Adil dan Demokratis (GIAD) bertajuk "Wabah Baliho Capres Di Tengah Pandemi" pada Senin (2/8).

"Akan sulit menghentikan perlombaan pembuatan baliho ini. Semuanya ingin menang. Untuk mendapatkan popularitas bisa dilakukan dengan dua hal. Pertama dengan memobilisasi iklan, sekarang baliho, nanti iklan di Medsos, elektronik, tinggal menunggu waktu itu akan muncul. Kedua, berbasis pada kinerja," kata Ray Rangkuti.

"Saya menyebut perlombaan capres ini dalam dua varian, Capres baliho dan Capres berbasis kinerja," imbuhnya menegaskan.

Ray Rangkuti lantas mengurai ciri-ciri Capres baliho dan Capres berbasis kinerja.

Menurutnya, Capres baliho seperti yang disaksikan oleh seluruh masyarakat saat ini yaitu para politikus yang sudah memasang baliho di sejumlah daerah.

"Umumnya datang dari Parpol, ketua-ketua parpol, dan sebagian besar mereka ikut di dalam koalisi Pak Jokowi," tuturnya.

Sementara itu, untuk Capres berbasis kinerja sendiri datang dari para Gubernur di Indonesia yang digadang-gadang bakal nyapres di 2024.

Selain itu, kata Aktivis '98 ini para tokoh nasional yang akan maju lewat jalur independen pada Pilpres nanti.

"Bahkan ada yang gak punya partai, dan tokoh-tokoh nasional yang muncul dari pergulatan harian mereka dengan masyarakat. Sebut saja misalnya Rizal Ramli dst," ucap pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

"Dua pergulatan ini akan mewarnai kompetisi pencapresan dalam 2024 yang akan datang. Capres baliho dan Capres kinerja," imbuh dia.

Selain Ray Rangkuti, narasumber lain dalam webinar tersebut yakni Analis politik dari Exposit Strategic, Arif Susanto, Aktivis JPPR Alwa Ola Riantobi, Analis Politik dari DEEP Yusfitriadi, AktiVis KIPP Kaka Suminta, dan dimoderatori oleh Direktur Formappi Lucius Karus.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya