Berita

Personel Angkatan Pertahanan Australia dan polisi New South Wales mengirimkan paket makanan darurat untuk orang-orang yang terkunci di barat daya Sydney pada 2 Agustus 2021/Net

Dunia

Polisi Kewalahan, Australia Turunkan Pasukan Militer Bantu Tegakkan Aturan Penguncian

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 16:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Australia menerjunkan sekitar 300 personel Angkatan Pertahanan ke jalan-jalan di Kota Sydney untuk membantu menegakkan aturan penguncian menyusul wabah yang kian memburuk.

Pengerahan pasukan tersebut datang setelah polisi negara bagian New South Wales meminta bantuan militer untuk menegakkan aturan Covid-19.

Sebelumnya polisi mengatakan mereka kekurangan tenaga untuk memastikan kepatuhan warga terhadap aturan penguncian, mengingat banyaknya kontak dekat kasus Covid yang diminta untuk menguji dan tinggal di rumah selama 14 hari.


Pasukan militer diharapkan membantu polisi mengirimkan paket makanan, melakukan ‘ketukan pintu kesejahteraan’ dan memeriksa orang-orang yang mematuhi perintah isolasi diri.

“Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa kami akan berada di bawah kendali polisi NSW,” kata Brigadir Mick Garraway, seperti dikutip dari AFP, Seni (2/8).

“Kami bukan lembaga penegak hukum dan kami akan melakukan tugas yang sifatnya mendukung,” ujarnya.

Lebih dari lima juta orang di Sydney dan sekitarnya memasuki minggu keenam penguncian yang ditetapkan hingga akhir Agustus.

Di bawah aturan tersebut, warga hanya diperbolehkan keluar rumah untuk berolahraga, pekerjaan penting, alasan medis, dan berbelanja kebutuhan seperti makanan. Namun, masih banyak warga yang tidak patuh atas aturan tersebut, sehingga polisi kewalahan dan semakin banyak memberikan denda kepada mereka yang melanggar pembatasan.

Pasukan pertahanan mengatakan pengerahan terbaru itu merupakan tambahan dari 250 personel militer yang sudah bekerja di hotel dan bandara di New South Wales.

Di Brisbane dan beberapa daerah sekitarnya, jutaan orang akan tetap dikunci hingga Minggu setelah wabah yang ‘meningkat’ bertambah menjadi 29 kasus. Perintah tinggal di rumah itu telah dijadwalkan untuk dicabut pada hari Selasa (3/8).

“Itu akan membuatnya menjadi penguncian delapan hari. Dan kami sangat berharap itu akan cukup bagi pelacak kontak kami untuk masuk ke karantina rumah siapa pun yang bisa terkena strain Delta,” kata pejabat perdana menteri negara bagian Queensland Steven Miles.

Pihak berwenang Australia terus berjuang keras menghentikan penyebaran varian Delta yang sangat menular di Sydney, dengan lebih dari 3.600 kasus tercatat sejak pertengahan Juni.

Australia telah mencatat lebih dari 34.000 kasus dan 925 kematian sejauh ini selama pandemi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya