Berita

Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai dalam sebuah wawancara dengan Russia Todat/RT

Dunia

Hamid Karzai: AS Sudah Kalah di Afghanistan Sejak Mulai "War on Terror"

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 15:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat telah kalah perang di Afghanistan. Kekalahan itu terjadi bukan ketika Amerika Serikat memutuskan untuk menarik mundur pasukannya dan membuka pintu bagi kelompok militan Taliban untuk mendapatkan kembali kekuasaan, melainkan terjadi sudah bertahun-tahun yang lalu, tepatnya ketika Amerika Serikat mulai mengebom rumah-rumah di Afghanistan atas nama "war on terror".

Begitu kata mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai dalam sebuah wawancara dengan Russia Today baru-baru ini.

Pada kesempatan itu, Karzai menjelaskan bahwa invasi yang dilancarkan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat di Afghanistan pada tahun 2001 lalu, tepatnya pasca tragedi 9/11, sebenarnya sempat disambut oleh sebagian besar penduduk Afghanistan yang ingin membebaskan diri dari ekstremisme dan kekerasan pemerintahan Taliban.


Adanya dukungan penduduk setempat itulah yang kemudian menjadi salah satu faktor "keberhasilan langsung" dari upaya Amerika Serikat dalam misinya di Afghanistan.

"Kami mulai melihat ke depan dengan harapan yang luar biasa," kata Karzai.

Namun, harapan tersebut pupus seketika oleh pasukan Amerika Serikat dengan cara mereka mengimplementasikan "war on terror".

"(Pasukan Amerika Serikat) memberi tahu kami bahwa tempat-tempat suci berada di luar Afghanistan. Tapi kemudian mereka mulai mengebom desa-desa dan rumah-rumah Afghanistan dan membuat orang-orang kami terluka dan terbunuh, dan rumah-rumah hancur," ujar Karzai.

Dia menambahkan, tindakan Amerika Serikat juga lah yang menghancurkan semua harapan untuk rekonsiliasi politik selama pemerintahannya berkuasa.

Karzai menyebut, kabinetnya memberikan pengampunan kepada banyak mantan pejuang Taliban dan itu telah meyakinkan mereka untuk menetap dan memulai kehidupan baru yang damai.

“Kemudian, Amerika Serikat tiba-tiba mulai menyerang rumah-rumah Taliban dan menyerang desa dan mereka memaksa mereka meninggalkan negara itu. Kekerasan terhadap rakyat Afghanistan atas nama memerangi Taliban inilah yang membuat saya menyebut Taliban sebagai saudara kita," jelasnya.

Kini, saat Amerika Serikat bersiap untuk menarik seluruh pasukannya dari Afghanistan, Karzai percaya bahwa satu-satunya jalan ke depan adalah berbicara dengan Taliban meskipun kegiatan teroris mereka tidak dapat dilupakan begitu saja.

Dia menggarisbawahi, Afghanistan sangat membutuhkan pemerintah yang akan memiliki otoritas atas seluruh negeri.

Lebih dari itu, Karzai yakin bahwa mereka tidak lagi harus menggantungkan harapannya untuk masa depan Afghanistan pada beberapa negara adidaya yang jauh seperti Amerika Serikat, Sebaliknya, sambung Karzai, Afghanistan perlu memahami nilai lokasi geostrategisnya dan menggunakannya untuk mempromosikan kepercayaa antara tetangga dan kekuatan besar di kawasan seperti Rusia, India dan China, dan menjadikan mereka sebagai sekutu untuk stabilitas.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya