Berita

Anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman/Net

Politik

Benny Harman: Yang Bikin Cemas Adalah Amuk Massa karena Rakyat Frustasi akibat PPKM Serba Tidak Pasti

JUMAT, 30 JULI 2021 | 07:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Semua masyarakat kini menjadi cemas dengan Covid-19 yang datangnya seperti pencuri di siang bolong. Apalagi masyarakat mulai ekspresif dalam menyuarakan kekhawatiran tersebut.

Seperti sebuah video yang diunggah anggota Komisi III DPR RI Benny K. Harman di akun Twitter pribadinya, Jumat (30/7).

Tampak dalam video itu seorang wanita mencoret-coret sebuah minibus berwarna putih yang biasa digunakan untuk angkutan travel, dengan cat semprot warna merah.


Tulisannya, “Minta Solusi”, “Rasah Diangsur Para Pengemudi Kembali Momong”, dan “Korban PPKM”.

Suara Presiden Joko Widodo mengisi latar video tersebut. Yaitu saat Jokowi berpidato bahwa dirinya memastikan lima tahun kepemimpinannya, negara akan menjadi lebih kuat secara ekonomi.

“Yang begini ini yang bikin takut. Seperti yang pernah diingatkan, kita sungguh cemas dengan Covid-19 yang datangnya seperti pencuri di siang hari bolong,” tutur Benny Harman menanggapi video tersebut.

Terlepas dari itu, politisi Partai Demokrat ini mewanti-wanti bahwa kecemasan rakyat harus segera diredam. Sebab bukan tidak mungkin mereka yang terus dirugikan karena kebijakan PPKM yang tidak pasti ini akan mengamuk.

“Namun yang bikin kita lebih cemas ialah amuk massa karena rakyat frustrasi akibat PPKM yang serba tidak pasti kapan berakhir,” tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya