Berita

Danlanud J.A Dimara, Merauke Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang diinjak kepalanya/RMOLPapua

Pertahanan

Uskup Agung Merauke: Hendaklah Aparat Mengasihi Masyarakat Papua

RABU, 28 JULI 2021 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keuskupan Agung Merauke menyesalkan perbuatan dua oknum Polisi Militer Angkatan Udara (POM AU) yang melakukan kekerasan kepada warga di Merauke, Papua.

Uskup Agung Merauke Petrus Canisius Mandagi menegaskan, perbuatan kekerasan apapun pada manusia tidak dapat dibenarkan.

"Setiap manusia, termasuk orang Papua, baik yang sehat maupun yang sakit adalah manusia yang merupakan gambaran Allah," ujar Petrus Canisius kepada wartawan, Rabu (28/7).


Petrus mengatakan, sudah banyak tindakan tidak menyenangkan dari aparat yang diterima masyarakat Papua. Dia berharap, ada permintaan maaf secara baik dari aparat yang bertugas di Papua.

"Hendaklah aparat militer mengasihi, menghargai dan melindungi orang Papua sebagai warga negara Indonesia seutuhnya.

Dia mengaku penegakan hukum memang harus berlaku pada siapapun yang bersalah. Tetapi, sebaik-baiknya penegakan hukum adalah yang dilakukan dengan rasa cinta dan kasih.

"Penegakan hukum harus didasari dan sekaligus diwarnai dengan cinta, kelembutan dan bukan dengan dendam ataupun kekerasan sebagaimana yang ditunjukan oleh kedua aparat dari militer Angkatan Udara," terangnya.

Pada sisi lainnya, Petrus berterima kasih kepada aparat juga mengambil langkah cepat dengan menangkap dan menahan dua pelaku kekerasan itu.

"Terima kasih kepada petinggi militer yang sudah dengan cepat melaksanakan tindakan hukum terhadap dua orang aparat militer Angkatan Udara," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya